Nur Wahidin Ashari
State University of Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Matematika Sebagai Penemuan: Perspektif Platonisme Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Matematika Nur Wahidin Ashari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.8951

Abstract

Artikel ini mengkaji pandangan Platonisme dalam filsafat matematika serta implikasinya terhadap pembelajaran matematika. Kajian berangkat dari persoalan ontologis mengenai status keberadaan objek-objek matematika, apakah merupakan ciptaan manusia atau realitas objektif yang telah ada secara independen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi konseptual-filosofis melalui analisis literatur primer dan sekunder yang relevan dengan filsafat matematika, khususnya Platonisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa Platonisme memandang objek matematika sebagai entitas abstrak yang bersifat universal, abadi, dan independen dari pikiran manusia. Pandangan ini memberikan implikasi pedagogis yang signifikan, yaitu mendorong pembelajaran berbasis eksplorasi, pengembangan apresiasi terhadap kedalaman dan keindahan matematika, penumbuhan rasa kagum terhadap keteraturan alam semesta, penguatan kemampuan berpikir kritis, serta pengembangan koneksi filosofis dalam proses belajar. Selain itu, relevansi Platonisme masih terlihat dalam praktik matematika modern melalui kemampuannya menjelaskan objektivitas matematika dan efektivitasnya dalam memahami fenomena alam. Dengan demikian, integrasi perspektif Platonisme dalam pembelajaran matematika dapat memperkaya landasan filosofis pendidikan matematika dan mendukung pembentukan peserta didik yang berpikir kritis, reflektif, serta mampu menghargai kebenaran dan keindahan pengetahuan matematis.
Kajian Pembelajaran Geometri di SMP: Hambatan Belajar, Inovasi Pembelajaran, dan Prospek Penelitian Nur Wahidin Ashari
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pembelajaran geometri di SMP yang ditinjau dari hambatan belajar, inovasi pembelajaran, dan prospek penelitian di masa depan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal bereputasi, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami berbagai hambatan belajar, yaitu hambatan ontogenik, epistemologis, dan didaktis, yang menyebabkan rendahnya pemahaman konsep geometri, khususnya pada materi bangun datar. Selain itu, pembelajaran geometri di SMP masih didominasi pendekatan prosedural sehingga kurang menekankan pemahaman konseptual dan penalaran matematis siswa. Di sisi lain, berbagai inovasi pembelajaran seperti model Problem Posing, pendekatan Van Hiele, penggunaan media GeoGebra, serta integrasi etnomatematika terbukti dapat meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kajian ini juga menunjukkan bahwa asesmen pembelajaran masih berfokus pada hasil akhir, sehingga belum sepenuhnya mengukur proses berpikir siswa. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pembelajaran geometri yang lebih kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan strategi pembelajaran geometri yang lebih efektif di tingkat SMP.
Analisis Unsur Etnomatematika pada Struktur Bangunan Rumah Adat Tongkonan di Tana Toraja Nur Wahidin Ashari; Nurwahidah Nurwahidah; Andi Nurazizah; Arfianty Amin; Nur Anisa Syam
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i4.7605

Abstract

The Tongkonan traditional house of Tana Toraja represents a form of indigenous architecture with strong social and cultural functions. However, the mathematical elements embedded in its structural design have not been widely utilized in contextual mathematics learning. This study aims to explore the mathematical concepts found in the physical structure of the Tongkonan and to examine opportunities for integrating these concepts into culture-based mathematics instruction. Employing a descriptive qualitative approach, data were collected through observations and interviews, and analyzed using domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural theme analysis. The findings reveal that the architectural form of the Tongkonan embodies concepts of symmetry, roof-slope proportions, construction patterns, relationships among measurements, and principles of similarity, particularly as reflected in the Rambu Solo’ ceremonial context. These results highlight geometric regularities relevant to the development of ethnomathematics. Overall, the study contributes to the development of more applicable ethnomathematics-based mathematics learning models in schools.