Dedi Mahyudin Syam
Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DI MAMBORO BARAT Mustafa Mustafa; Dedi Mahyudin Syam; Ros Arianty; Nurarifah Nurarifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39436

Abstract

Abstrak: Kelurahan Mamboro Barat menghadapi permasalahan tingginya praktik pembakaran sampah rumah tangga yang memicu pencemaran udara dan meningkatkan risiko penyakit pernapasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah ramah lingkungan guna menekan kebiasaan membakar sampah. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan bahaya pembakaran sampah dan pelatihan praktis pembuatan kompos dari limbah organik, dengan melibatkan partisipasi mahasiswa DIII Sanitasi. Mitra kegiatan ini adalah 50 orang masyarakat setempat. Evaluasi keberhasilan program dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas yang sangat baik. Rata-rata skor pemahaman awal warga adalah 52,20, dan meningkat menjadi 87,20 setelah kegiatan. Terjadi peningkatan pemahaman sebesar 35,00 poin pada seluruh peserta edukasi. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan menjadi modal utama warga dalam menerapkan pengomposan mandiri dan menghentikan kebiasaan membakar sampah secara berkelanjutan.Abstract: West Mamboro Subdistrict faces the issue of high levels of household waste burning, which triggers air pollution and increases the risk of respiratory diseases. This service activity aims to enhance the capacity and knowledge of the community regarding environmentally friendly waste management in order to reduce the habit of burning waste. The implementation methods include education about the dangers of burning waste and practical training on composting organic waste, involving the participation of DIII Sanitation students. The activity’s partners are 50 local community members. Program success was evaluated using observation methods through pre-tests and post-tests. The results showed a significant increase in capacity. The average initial understanding score of residents was 52.20, which increased to 87.20 after the activity. There was an increase in understanding of 35.00 points among all education participants. This increase in knowledge is expected to become the main capital for residents to independently practice composting and to sustainably stop the habit of burning waste.