Abstrak. Salah satu hal yang menjadi masalah krusial bagi pelaku UMKM adalah kemampuan melakukan penganggaran produksi secara tepat dan akurat. Dengan adanya permasalahan tersebut, program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan dan kemampuan melakukan penganggaran produksi kepada kelompok pelaku UMKM pembuat aneka makanan ringan dan kerajinan di, Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode simulasi dan praktik menggunakan anggaran penjualan berdasarkan data dan informasi yang dimiliki peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 22 orang pelaku UMKM. Evaluasi program ini dilakukan menggunakan post-test 18 pertanyaan dengan indikator pemahaman konsep dasar anggaran, kemampuan menyusun anggaran, dan pengambilan keputusan berdasarkan anggaran. Hasil post-test menunjukkan bahwa 86,36 persen peserta mampu memahami konsep penyusunan anggaran produksi, dan 81,82 persen peserta mampu mempraktikkan penyusunan anggaran produksi secara mandiri pada usahanya. Abstract: The crucial challenge for MSMEs is their ability to prepare production budget accurately. Given this problem, this community empowerment program aims to transfer knowledge and skills in budgeting production to a group of MSMEs making various snacks and crafts in Musi Rawas Regency. This activity was carried out using simulation and practice methods using sales budgets based on data and information owned by participants. This program was attended by 22 MSMEs owners. Evaluation was carried out through a post-test to examine the results with indicators of basic budget concepts understanding, ability to prepare budgets, and budget-based decision making based on budgets. The results showed that 86.36 percent of participants were able to understand the concept of production budgets, and 81.82 percent of participants were able to practice preparing production budgets independently in their businesses.