Noviyati Rahardjo Putri
Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI REMAJA MELALUI EDUKASI GIZI DAN PERMAINAN ISI PIRINGKU PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI JAWA TENGAH Audy Jasmine Ananta Putri Risyanto; Noviyati Rahardjo Putri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.39147

Abstract

Abstrak: Kegiatan pemberdayaan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya masalah gizi pada remaja yang dipengaruhi rendahnya pengetahuan gizi seimbang dan penerapan konsep “Isi Piringku”. Data UNICEF 2025 menunjukkan remaja usia 10–19 tahun di Indonesia menghadapi tiga beban gizi, yaitu gizi kurang, gizi lebih, dan kekurangan zat gizi mikro. Tingkat nasional, SKI 2023 melaporkan prevalensi remaja pendek 17,5%, sangat kurus 1,9%, dan kurus 5,7%, sementara Riskesdas 2020 menunjukkan pada anak usia 5–12 tahun terdapat masalah gemuk 30,7%, kurus 11,2%, dan obesitas 18,8%. Tujuan kegiatan meningkatkan pengetahuan gizi seimbang siswa SD kelas V dan VI melalui edukasi gizi dan games interaktif. Metode meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan games “Isi Piringku” pada 32 siswa. Evaluasi menggunakan kuesioner pretest dan posttest terdiri dari 15 pertanyaan. Kegiatan dinyatakan berhasil apabila terdapat peningkatan skor posttest yang lebih tinggi dibandingkan skor pretest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari sebelum kegiatan (baik 3%, cukup 75%, kurang 22%) menjadi setelah kegiatan (baik 47%, cukup 41%, kurang 12%). Hal ini menunjukkan edukasi dikombinasikan dengan permainan efektif meningkatkan pemahaman mengenai gizi seimbang. Disarankan untuk memperluas sasaran dan melibatkan orang tua.Abstract: This empowerment activity is motivated by the continued occurrence of nutritional problems among adolescents, influenced by low knowledge of balanced nutrition and implementation of the “My Plate” concept. UNICEF 2025 data shows that adolescents aged 10–19 in Indonesia face three nutritional burdens: undernutrition, overnutrition, and micronutrient deficiencies. At the national level, SKI 2023 reports the prevalence of stunted adolescents at 17.5%, severely underweight 1.9%, and underweight 5.7%, while Riskesdas 2020 shows children aged 5–12 face overweight issues at 30.7%, underweight 11.2%, and obesity 18.8%. The goal is to increase knowledge of balanced nutrition among fifth and sixth grade students through education and interactive games. Methods include counseling, discussions, and the “My Plate” game with 32 students. Evaluation using pretest and posttest questionnaires consists of 15 questions. The activity is considered successful if there is an increase in posttest scores higher than the pretest scores. Results show increased knowledge from before (good 3%, sufficient 75%, poor 22%) to after (good 47%, sufficient 41%, poor 12%). Education combined with games effectively improves understanding. It is recommended to broaden targets and involve parents.