Qurotul Aini
Institut Agama Islam Syubbanul Wathon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konstruksi Gaya Hidup Paylater Gen Z Muslim : Fenomenologi Literasi Keuangan Syariah dan Gharar Digital Sekar Kumala Dhani; Fuad Yanuar Akhmad Rifai; Qurotul Aini
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi gaya hidup penggunaan fitur paylater pada Generazi Z muslim serta mengidentifikasi bentuuk gharar digital dalam praktik fintech lending. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap informan pengguna paylater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paylater tidak semata didorong oleh perilaku konsumtif,tetapi juga sebagai strategi bertahan hidup (survival strategy) dalam menghadapi kebutuhan ekonomi yang mendesak. Namun demikian terdapat fenomena dionansi kognitif Dimana pengguna tetap menggunakan layanan yang mengandung unsur ribawi meskipu memiliki kesadaran religious. Selain itu,praktik fintech lending menunjukan adanya potensi gharar digital yang tercermin dari ketidakjelasan kntrak. Kurangnya transparansi biaya serta pengabaian syarat dan ketentuan oleh pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam membentuk kemampuan individu dalam memahami risiko dan menjaga integritas Keputusan finansial di era digital.
Konstruksi Kepercayaan Konsumen pada UMKM Berkah Cheryle Souvenir Studi Etika Bisnis Digital Muhammad Arif Wibowo; Qurotul Aini; Muhammad Pudail
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konvergensi antara internalisasi etika bisnis oleh pelaku UMKM dengan konstruksi kepercayaan konsumen (consumer trust) dalam ekosistem transaksi digital pre-order massal. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi murni, penelitian ini mengeksplorasi esensi pengalaman nyata (lived experience) dari pemilik Berkah Cheryle Souvenir dan tiga informan konsumen yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling hingga mencapai titik jenuh data (data saturation). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi digital secara pasif pada media komunikasi transaksional, serta dokumentasi. Data dianalisis secara fenomenologis melalui tahapan epoche (horizonalization), penyusunan unit makna, hingga sintesis tekstural-struktural. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepercayaan konsumen dikonstruksi melalui pemenuhan kontrak etis (ethical contract) oleh produsen yang bertransformasi menjadi perceived value dalam sistem adopsi teknologi transaksi. Keselarasan operasional ini terwujud dalam empat pilar utama: penegakan autentisitas informasi visual, transparansi finansial lewat locked-pricing system, keadilan prosedural (procedural justice) pada tata kelola antrean berbasis first-come, first-served, serta internalisasi nilai lingkungan (green marketing value) melalui material kayu mahoni bersertifikasi food-grade. Komitmen mitigasi risiko logistik berupa jaminan garansi ganti rugi penuh terbukti menjadi jangkar utama yang mereduksi kecemasan transaksional. Keterpaduan dimensi etika bisnis ini secara simultan memicu akumulasi bukti sosial (social proof) positif yang mendorong perilaku rekomendasi antarpribadi (Word of Mouth) secara organik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur manajemen perilaku konsumen mengenai pentingnya rekonsiliasi nilai etika produsen berbasis teori VTAM (Value-driven Technology Acceptance Model) di pasar digital.