This Author published in this journals
All Journal Indigenous Biologi
Theodora Sarlota Manu
Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, UKAW, NTT, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ETNOSAINS MAKANAN KHAS WOLAPPA MASYARAKAT DESA DELO, KABUPATEN SABU RAIJUA SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI Theodora Sarlota Manu; Agnes Kadja; Yanti Daud
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 3 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i3.776

Abstract

Wolappa adalah sebuah makanan khas dari Pulau Sabu Raijua di Nusa Tenggara Timur, yang makanannya berbahan dasar tepung beras dan gula sabu dan cara kemasnya dengan dilipat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan makanan khas Wolappa masyarakat Sabu Raijua dan untuk mengetahui hubungan antara makanan khas Wolappa masyarakat Sabu Raijua dengan sumber belajar Biologi. Penelitian ini dilakukan di Desa Delo, Kabupaten Sabu Raijua dan SMAN 1 Sabu Tengah dengan menggunakan Mixed Methods, yaitu penggabungan metode penelitian kualitatif dan metode penelitian kuantitatif untuk mendapatkan keabsahan data mengenai gambaran potensi etnosains makanan khas Wolappa masyarakat Sabu Raijua Pada Materi Ajar Biologi. Data kualitatif akan diperoleh dengan melakukan wawancara, obervasi partisiptif dan dokumentasi sedangkan Data kuantitatif akan diperoleh dari hasil penyebaran angket guru kepada guru biologi di SMAN 1 Sabu Tengah dan diperoleh data hasil penelitian terkait Proses pembuatan makanan khas Wolappa masyarakat Sabu Raijua dengan langkah-langkah mengelolanya sebagai berikut ; 1). Siapkan alat dan bahan 2). Cuci dan Rendam beras selama 1 jam, 3). Tumbuk beras yang telah direndam, 4). Ayak beras, 5). Campurkan tepung beras dengan gula sabu, 6). Aduk hingga merata sampai semua bahan tersebut padat dan menggumpal membentuk adonan, 7). Kemudian bentuk adonan di atas talenan, 8). Bungkus adonan dengan daun kelapa lalu dan ikat menggunakan daun lontar, 9). Rebus Wolappa selama 2 jam, 10). Angkat, tiriskan kemudian gantung atau jemur. Serta hasil penelitian juga menunjukan terdapat hubungan antara makanan khas Wolappa masyarakat Sabu Raijua dengan sumber belajar Biologi dalam proses pembuatannya, yaitu terdapat hubungan konsep-konsep Biologi seperti transpor membran (difusi dan osmosis), metabolisme, jaringan tumbuhan, keanekaragaman hayati, ekologi, Biokimia (Denaturasi Protein dan Gelatinisasi Pati), mikrobiologi dan bioteknologi