Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kadar Mgo Dan Sio₂ Pada Endapan Nikel Laterit Di Daerah Boedingi, Sulawesi Tenggara Adriansyah Wuriadin Lantapi; Gina Audina P Alhabsyi; Raivel Raivel; Sara Septiana; Alwan Satapona; Winarno Winarno
Mining Science And Technology Journal Vol 5 No 1 (2026): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v5i1.1463

Abstract

Sulawesi Tenggara merupakan salah satu wilayah prospektif pembentukan endapan nikel laterit yang berkembang pada batuan ultramafik dan mengalami proses lateritisasi intensif. Perbedaan kadar MgO dan SiO₂ menjadi parameter penting dalam menafsirkan karakter geokimia, tipe endapan, serta kualitas bijih nikel laterit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kadar MgO dan SiO₂ pada endapan nikel laterit di Daerah Boedingi, Sulawesi Tenggara, khususnya pada Pit A dan Pit E. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif-analitik melalui observasi geologi lapangan, identifikasi litologi, pengambilan sampel bijih laterit, preparasi sampel, serta analisis geokimia menggunakan instrumen X-Ray Fluorescence (XRF) Epsilon 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pit A memiliki kadar MgO sebesar 30,28% dan SiO₂ sebesar 40,29%, lebih tinggi dibandingkan Pit E yang memiliki kadar MgO sebesar 17,05% dan SiO₂ sebesar 36,33%. Perbedaan tersebut menunjukkan variasi karakter lateritisasi dan litologi batuan induk, dimana Pit A yang berasosiasi dengan litologi dunit cenderung memiliki karakter lebih magnesian dan siliceous, sedangkan Pit E yang berasosiasi dengan harzburgit menunjukkan kecenderungan lebih ferruginous dan aluminous. Berdasarkan karakter geokimianya, Pit A diinterpretasikan sebagai tipe endapan laterit oxide deposit, sedangkan Pit E lebih mencerminkan tipe hydrous silicate deposit. Dengan demikian, perbandingan kadar MgO dan SiO₂ dapat digunakan sebagai dasar dalam interpretasi karakter endapan, kualitas bijih, dan arahan kegiatan eksplorasi maupun penambangan nikel laterit secara lebih selektif.
COMPARATIVE ANALYSIS OF OVERBURDEN VOLUME BASED ON SURVEY AND TRUCK COUNT METHODS Andre Yerickho Simorangkir jimmy simorangkir; Gina Audina P Alhabsyi; Muh. Arif Idhan
Journal Teknik Dan Teknologi  Vol. 2 No. 02 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Teknik UPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67494/jtt.v2i02.25

Abstract

This study aims to analyze the comparison of overburden volume based on survey and truck count methods. The background of this research is the importance of accurate overburden volume calculation to support production planning and control in open pit mining, due to potential deviations arising from different calculation methods. This research uses a descriptive quantitative method. Data were obtained from topographic surveys using a total station processed with Surpac 6.3.2 software and production data based on truck haulage records, hauling capacity, and material density. The analysis was carried out by comparing the results of both methods. The results show that the overburden volume calculated by the survey method was 26,079 BCM, while the truck count method resulted in 30,718 BCM, with a deviation of -17.788%. This difference is influenced by survey accuracy, truck load variation, and haulage recording accuracy.