Pengambilan keputusan dalam pemilihan varietas unggul padi (Oriza sativa) merupakan langkah krusial dalam mendukung produktivitas dan kualitas hasil pertanian. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat digunakan sebagai pendekatan sistematis untuk membantu menyeleksi varietas terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan metode AHP dalam pemilihan varietas padi yang unggul, dengan fokus pada beberapa kriteria penting seperti produktivitas, ketahanan terhadap hama dan penyakit, kualitas gabah, dan adaptasi terhadap kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dari percobaan lapangan dan penilaian para ahli akan digunakan untuk membangun struktur hirarki kriteria dan sub-kriteria. Selanjutnya, metode AHP akan diterapkan untuk menghitung bobot relatif setiap kriteria dan menghasilkan prioritas varietas padi berdasarkan nilai komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rasio konsistensi yang diperoleh adalah 0,0983, berada di bawah batas toleransi 0,1. Hal ini menunjukkan bahwa perhitungan tersebut sesuai dengan teori rasio konsistensi (CR) dalam metode AHP. Dengan demikian, hasil perhitungan dianggap valid dan layak untuk digunakan. Penelitian ini berhasil menghasilkan peringkat varietas unggul padi, dengan alternatif P9 berada di peringkat pertama, diikuti oleh P5 di peringkat kedua, P7 di peringkat ketiga, P8 di peringkat keempat, P9 di peringkat kelima, P10 di peringkat keenam, P2 di peringkat ketujuh, P3 di peringkat kedelapan, P1 di peringkat kesembilan, dan P4 di peringkat kesepuluh. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode AHP efektif untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan dalam pemilihan varietas unggul padi (Oriza sativa).