Tiara Adelia
Universitas Islam Negeri, Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KECANDUAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS DALAM PENDEKATAN KONSELING ISLAMI Imelda Kurniati Siregar; Anissa Anissa; Reinasya Br Surbakti; Tiara Adelia; Ramadan Lubis
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v6i2.11284

Abstract

ABSTRACT The use of gadgets among students has increased alongside the development of the digital era and has the potential to cause addiction affecting academic, psychological, and social aspects. Previous studies have mainly examined gadget addiction from educational and psychological perspectives, while Islamic counseling approaches as an intervention remain limited. Therefore, this study aims to analyze the forms of gadget addiction among students, its impacts, and the implementation of Islamic counseling in reducing dependency. This study employed a qualitative method with a case study approach involving a high school student selected purposively based on high intensity of gadget use. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and field notes, then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing techniques. The findings revealed that gadget use reached 8–10 hours per day, dominated by entertainment activities. This condition led to emotional dependency, decreased learning concentration, procrastination, and reduced quality of interaction with family members. The Islamic counseling approach through muhasabah, tazkiyatun nafs, worship habituation, and self-control strengthening showed potential in helping students manage gadget use more wisely. In conclusion, gadget addiction is a complex issue requiring integrated interventions through Islamic counseling as well as support from families and schools. ABSTRAK Penggunaan gadget pada siswa sekolah meningkat seiring perkembangan era digital dan berpotensi menimbulkan kecanduan yang berdampak pada aspek akademik, psikologis, serta sosial. Penelitian sebelumnya lebih banyak membahas dampak kecanduan gadget dari perspektif pendidikan dan psikologi, sedangkan pendekatan konseling Islami sebagai upaya penanganan masih terbatas dikaji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kecanduan gadget pada siswa, dampaknya, serta penerapan konseling Islami dalam mengurangi ketergantungan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang siswa sekolah menengah atas yang dipilih secara purposive berdasarkan intensitas penggunaan gadget yang tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget mencapai 8–10 jam per hari dengan dominasi aktivitas hiburan. Kondisi tersebut memunculkan ketergantungan emosional, penurunan konsentrasi belajar, prokrastinasi, serta menurunnya kualitas interaksi dengan keluarga. Pendekatan konseling Islami melalui muhasabah, tazkiyatun nafs, pembiasaan ibadah, dan penguatan kontrol diri menunjukkan potensi membantu siswa mengelola penggunaan gadget secara lebih bijak. Disimpulkan bahwa kecanduan gadget merupakan masalah kompleks yang memerlukan penanganan terpadu melalui konseling Islami serta dukungan keluarga dan sekolah.