Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mengubah Hobi Jadi Cuan dengan BMC Islamic di SMA 22 Kota Makassar Auliah Alwi; Dyah Aldillah Armin; Muhammad Rusli; Akhmad Fadhillah Kartono; Muhammad Ghifari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12564

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kewirausahaan melalui penerapan pendekatan Business Model Canvas Islamic (BMC Islamic) dalam mengubah hobi menjadi peluang ekonomi yang produktif. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 22 melalui edukasi kewirausahaan, diskusi interaktif, serta pelatihan penyusunan perencanaan bisnis sederhana. Program ini memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsep ekonomi kreatif, kewirausahaan digital, dan etika bisnis Islam dalam menjalankan usaha di era modern. Peserta diarahkan untuk mengenali potensi hobi yang dimiliki, kemudian mengembangkan hobi tersebut menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomis berdasarkan prinsip-prinsip Islam seperti kejujuran, keadilan, produk halal, serta tanggung jawab sosial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi kelompok, simulasi penyusunan model bisnis, dan sesi pendampingan. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada komponen-komponen BMC Islamic seperti customer segment, value proposition, revenue stream, dan penerapan nilai syariah dalam kegiatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi, kreativitas, serta kesadaran kewirausahaan siswa. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai strategi pemasaran digital dan penyusunan rancangan bisnis sederhana berbasis syariah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam mampu memberikan pengaruh positif terhadap kemandirian, kreativitas, dan kesadaran ekonomi siswa di era digital. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta kerja sama antara sekolah dan perguruan tinggi guna mendukung pengembangan kewirausahaan siswa secara berkesinambungan