Hamidatul Laili
Universitas Islam Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Pelayanan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember di Era 4.0 Hamidatul Laili
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1161

Abstract

Urgensi pada penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran empiris dan komprehensif mengenai manajemen pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dalam menghadapi tuntutan Era 4.0, khususnya terkait penerapan Standar Operasional Prosedur, pemanfaatan teknologi informasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember dalam menghadapi tuntutan Era 4.0. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sub Bagian Tata Usaha dan staf pelayanan, petugas front office, serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelayanan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember pada umumnya telah berjalan cukup baik dan mengacu pada kebijakan serta Standar Operasional Prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Pelaksanaan pelayanan di setiap seksi telah disesuaikan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta didukung oleh koordinasi antar bidang yang relatif efektif. Hal ini mencerminkan adanya upaya institusi dalam mewujudkan pelayanan publik yang tertib, terarah, dan bertanggung jawab. Dalam menghadapi Era 4.0, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember telah berupaya beradaptasi melalui pemanfaatan teknologi informasi, khususnya penggunaan website resmi sebagai sarana penyampaian informasi publik dan transparansi pelayanan. Pemanfaatan teknologi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi layanan. Namun demikian, penerapan pelayanan berbasis digital belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan belum meratanya kemampuan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi informasi, sehingga beberapa pelayanan masih dilakukan secara manual. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa penerapan SOP belum selalu konsisten,  terutama pada kondisi meningkatnya jumlah pemohon layanan. Dari sisi pengguna layanan, masyarakat pada umumnya menilai pelayanan sudah cukup memuaskan, terutama terkait sikap aparatur yang ramah dan komunikatif. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia, konsistensi penerapan SOP, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kebebasan Pendirian Rumah Ibadah di Kecamatan Panti Kabupaten Jember Hamidatul Laili
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.623

Abstract

Adanya sikap moderat antara perbedaan agama islam dan konghucu, dimana klenteng yang berjarak letak masjid Al Barokah di Dusun Karangasem, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti Kabupaten Jember hanya berjarak sekitar 10 meter dari Klenteng. Lokasi kedua tempat ibadah yang berhadap-hadapan ini, membuat siapapun yang melintas di wilayah tersebut mengapresiasi nilai-nilai moderasi beragama yang direalisasikan antar umat beragama yang tercipta. Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk menganalisis penanaman nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di kecamatan panti kabupaten jember. Kedua untuk Menganalisis Konstruksi nilai nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di kecamatan panti kabupaten jember. Penelitian ini dapat diselesaikan melalui pendekatan kualitatif dan Phenomenology, dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan FGD. Subjek penelitian terdiri kepala Desa Tamengan, takmir masjid, pengurus klenteng, RT Tamengan, masyarakat islam (10 orang), masyarakat klenteng (5 Orang). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penanaman nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di Kecamatan Panti khususnya Desa Glagahwero berupa tolong menolong, dapat dilihat dari beberapa kegiatan yang masyarakat lakukan. Toleransi terhadap pelaksanaan ibadah dan tidak merusak tempat ibadah umat agama lain. Konstruksi nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di Kecamatan Panti Kabupaten Jember berupa pertunjukan barongsai yang di gelar di klenteng dengan dihadiri oleh umat islam dan non muslim dan mereka saling menghargai satu sama lain walaupun keyakinan yang berbeda. Peringatan hari kemerdekaan dengan kegiatan upacara bendera dan diadakannya lomba kemerdekaan yang dilaksanakan salah satunya lomba membuat poster yang bertema toleransi. Bentuk kerjasama antar umat beragama di bidang kesehatan tercermin saat program donor darah. Penanaman moderasi beragama di Kecamatan Panti tercermin dalam toleransi dan kerja sama antarumat beragama, sehingga kebebasan pendirian rumah ibadah dapat terwujud secara damai dan harmonis.