Abdi Listianto
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif IPAS Berbantuan Google Sites untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Dasar Abdi Listianto; Gunawan Gunawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4323

Abstract

Penelitian ini penting untuk meningkatkan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa melalui media interaktif berbasis Google Sites. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif IPAS berbantuan Google Sites pada siswa sekolah dasar yang memenuhi aspek valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar. Penelitian dilaksanakan di wilayah Korwilcam Dindik Somagede, Banyumas. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, development, dan disseminate. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, angket, dan tes. Analisis data menggunakan bantuan aplikasi SPSS meliputi uji normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil validasi menunjukkan bahwa media berada pada kategori valid dengan rata-rata skor 84 dari ahli materi dan 84,83 dari ahli media. Uji coba terbatas pada 20 siswa menunjukkan bahwa media praktis digunakan dalam pembelajaran dengan teknik purposive random sampling. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 pada kemampuan berpikir kritis dan 0,002 pada kemandirian belajar (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan Google Sites IPAS efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Dengan demikian, media yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.