Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka di MI Salafiyah Gapuro Warungasem Batang. Penelitian ini juga mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekolah serta upaya yang dilakukan dalam mendukung kesiapan siswa mengikuti asesmen berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang terlibat dalam pelaksanaan ANBK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan ANBK di MI Salafiyah Gapuro Warungasem Batang berjalan cukup lancar, meskipun masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan perangkat komputer, koneksi internet yang belum stabil, serta rendahnya literasi komputer, literasi membaca, dan kemampuan numerasi sebagian siswa. Sekolah melakukan sejumlah upaya untuk mengatasi kendala tersebut, antara lain melakukan pemeriksaan perangkat sebelum pelaksanaan ANBK, meningkatkan kualitas jaringan internet, menyediakan genset sebagai sumber daya cadangan, serta mengenalkan pembelajaran komputer sejak kelas IV. Guru juga memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi melalui video pembelajaran, kuis interaktif, dan latihan literasi serta numerasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pelaksanaan ANBK di madrasah ibtidaiyah sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur, kemampuan literasi dan numerasi siswa, serta dukungan pembelajaran berbasis teknologi.