Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERKEMBANGAN ISLAM DAN PEMBENTUKAN IDENTITAS MELAYU MUSLIM DI PATANI, THAILAND SELATAN Nabilla; Nelly Yusra; Alya Meliza Putri; Ummu Tsumairo
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i5.6946

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan Islam dan pembentukan identitas Melayu Muslim di Patani, Thailand Selatan. Fokus kajian diarahkan pada proses masuknya Islam, perkembangan Islam pada masa Kesultanan Patani, pengaruh budaya Melayu-Islam, tantangan sosial-politik, serta kondisi masyarakat Muslim Patani pada masa modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Sumber data diperoleh dari buku sejarah, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan sejarah Islam, pendidikan Islam, identitas Melayu Muslim, dan dinamika sosial-politik di Patani. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis isi, dan interpretasi sejarah. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam masuk ke Patani melalui jaringan perdagangan dan dakwah yang dibawa oleh pedagang serta ulama Muslim dari Arab, Persia, India, dan Nusantara. Kesultanan Patani berperan penting dalam menjadikan wilayah ini sebagai pusat perdagangan, pendidikan, dan dakwah Islam di Asia Tenggara. Islam kemudian berkembang menjadi identitas utama masyarakat Melayu Patani melalui bahasa Melayu, tulisan Jawi, tradisi keagamaan, dan sistem pendidikan pondok. Akan tetapi, setelah Patani berada di bawah kekuasaan Siam atau Thailand, masyarakat Melayu Muslim menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Patani tidak hanya berfungsi sebagai agama, tetapi juga sebagai dasar identitas sosial, budaya, dan historis masyarakat Melayu Muslim Thailand Selatan.
Enhancing Arabic Vocabulary Acquisition through Short-Form Video Content: TikTok and Instagram Reels as Learning Media Viona Rosalina; Dinda Puspa Kirana; Syahrul Majid Simamora; Ummu Tsumairo; Aulya Rahmadhani Harahap
Journal of English Language and Education Vol 11, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i3.2452

Abstract

Short video content on social media platforms such as TikTok and Instagram Reels is increasingly being used as an informal learning medium, including in the context of Arabic language learning. This study aims to analyze the role of short video content, particularly on TikTok and Instagram Reels platforms, in improving Arabic vocabulary mastery through a literature review approach. This study employs a qualitative method by analyzing 10 scientific journal articles related to digital-based language learning, indexed between 2022 and 2026. The findings indicate that microlearning-based short video clips have great potential as a visual, interactive, and easily accessible learning medium. TikTok has proven relatively effective for initial introduction and brief vocabulary reinforcement, while Instagram Reels better supports the development of contextual and creative vocabulary use. The effectiveness of both platforms is influenced by the quality of content design, delivery strategies, and users' level of digital literacy. Nevertheless, challenges such as distraction and undirected use remain obstacles. Overall, the strategic use of short videos can serve as an effective alternative learning medium in the digital era, while also serving as an important consideration for teachers and curriculum designers in developing technology-based Arabic language learning.