This Author published in this journals
All Journal Ruang
Keyra Jacinca
Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro|Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Ruang Terbuka Hijau Publik Potensial Berdasarkan Elemen Kenyamanan Fisik di Kota Semarang Intan Muning Harjanti; Patrishia Sitorus; Salma Almira Hani; Keyra Jacinca
Ruang Vol 12, No 1 (2026): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.12.1.30-42

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik merupakan salah satu komponen penting di perkotaan yang berfungsi sebagai penyeimbang perkembangan kota, termasuk di Kota Semarang. Dewasa ini, kebutuhan RTH publik tidak hanya menekankan pada fungsi ekologisnya saja, namun juga estetika visual dan kenyamanan elemen fisiknya.. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas RTH publik berdasarkan elemen kenyamanan fisik di Kota Semarang. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan pada penelitian ini. Tahap pengumpulan data dilakukan secara sekunder (telaah dokumen) dan primer (wawancara, observasi). Tahapan awal penelitian dilakukan penentuan lokasi RTH publik unggulan di tiap kecamatan, dilanjutkan dengan penskoringan ketersediaan elemen fisik di seluruh lokasi RTH publik unggulan tersebut yang akan mengahasilkan lokasi yang paling potensial, selanjutnya dilakukan analisis kualitas pada RTH publik terpilih. Hasil analisis menunjukkan bahwa RTH publik paling potensial di Kota Semarang adalah Taman Tirto Agung yang terletak di Kecamatan Banyumanik. Sedangkan hasil analisis kualitas menyimpulkan bahwa kualitas elemen kenyamanan fisik di Taman Tirto Agung berdasarkan aspek aksesibilitas dan aspek aktivitas berkualitas cukup baik, dan berdasarkan aspek fasilitas berkualitas baik. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah Kota Semarang dalam pengembangan RTH publik, secara lokasi maupun peningkatan kualitasnya