This Author published in this journals
All Journal Ruang
Tiaranoor Andolia
Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Islam Sultan Agung|Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Nature-based Solutions dalam Meningkatkan Ketahanan Jaringan Jalan dan Drainase di Kawasan Permukiman Pesisir terhadap Banjir Rob (Studi Kasus: Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung) Tiaranoor Andolia; Dewi Ilma Mustafidah; Jamilla Kautsary; Eppy Yuliani
Ruang Vol 12, No 1 (2026): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.12.1.55-66

Abstract

Desa Sriwulan di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, merupakan kawasan pesisir yang sangat rentan terhadap banjir rob akibat kombinasi kenaikan muka air laut, penurunan muka tanah, dan karakteristik topografi dataran rendah. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kinerja jaringan jalan dan sistem drainase yang sebagian besar masih dibangun dengan pendekatan struktural konvensional dan bersifat reaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting jaringan jalan dan drainase serta merumuskan strategi peningkatan ketahanannya melalui pendekatan Nature-based Solutions (NbS). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, dan Focus Group Discussion (FGD), yang dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada kerangka CRM–NbS toolkit. Kondisi yang ada di Desa Sriwulan jaringan jalan dan drainase selalu rusak diterpa oleh ombak laut setiap tahunnya. Dalam penelitian ini ditemukan adaptasi jalan dan drainase yang sudah menggunakan pendekatan Nature-based Solutions (NbS). Temuan ini antara lain pembuatan talud dengan bahan bambu untuk melindungi jalan, dan penanaman mangrove di sekitar drainase. Pendekatan NbS dinilai mampu meningkatkan ketahanan infrastruktur secara adaptif, berkelanjutan, dan inklusif, sehingga berpotensi menjadi model bagi kawasan pesisir lain dengan karakteristik serupa.