Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Keberhasilan Proses Menyusui Pada Ibu Pasca Persalinan 0-2 Hari Di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu dherlirona; Yulianti; Tiara Andriani
Public Health and Safety International Journal Vol. 6 No. 01 (2026): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v6i01.1300

Abstract

Latar Belakang: Inisiasi, strategi keterikatan, kenyamanan ibu, frekuensi, dan kontinuitas menyusui selama beberapa hari pertama kehidupan merupakan bagian dari proses menyusui. Dukungan dari tenaga medis sangat penting untuk keberhasilan menyusui, terutama selama dua hari pertama yang kritis setelah melahirkan. Agar ibu berhasil menyusui pada saat ini, mereka membutuhkan bantuan, arahan, dan dukungan emosional. Tujuan penelitian ini adalah: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ibu pascapersalinan di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu yang berada pada 0–2 hari pascapersalinan dan efektivitas proses menyusui mereka. Karakteristik ibu menurut usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status perkawinan, dan paritas juga diteliti dalam penelitian ini. Metodologi Penelitian: Metode kuantitatif cross-sectional digunakan. Populasi penelitian terdiri dari 183 ibu pascapersalinan, dan 126 responden dipilih secara acak menggunakan rumus Slovin (margin kesalahan 5%). Lembar observasi keberhasilan menyusui dan kuesioner dukungan tenaga kesehatan digunakan sebagai alat penelitian. Uji chi-square digunakan untuk menganalisis data. Temuan Studi: Keberhasilan proses menyusui terbukti berkorelasi signifikan dengan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,015). Kemungkinan keberhasilan menyusui lebih tinggi di antara responden yang menerima lebih banyak bantuan. Selain itu, ditemukan bahwa paritas dan usia berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Kesimpulan studi ini menyoroti perlunya peningkatan kemampuan tenaga kesehatan untuk menawarkan dukungan menyusui yang komprehensif. Untuk meningkatkan angka keberhasilan menyusui, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan pendidikan laktasi dan memberikan konseling langsung kepada ibu pascapersalinan.