This Author published in this journals
All Journal Abdimas Singkerru
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi dan Praktik Penggunaan APD untuk Meningkatkan Penerapan K3 pada Pekerja Konstruksi Sektor Informal CV. Arumi Design Kota Palopo Ika Triwati; Irhamni Nuhardi; Dewi Astuti Baco
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i1.340

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu bidang pekerjaan dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, terutama pada pekerja sektor informal yang umumnya belum memiliki pemahaman dan penerapan keselamatan kerja yang memadai. Rendahnya penggunaan alat pelindung diri serta kurangnya kesadaran terhadap risiko kerja menjadi permasalahan utama yang dihadapi pekerja konstruksi di bawah koordinasi CV. Arumi Design Kota Palopo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pekerja dalam menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja melalui edukasi dan praktik penggunaan alat pelindung diri. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga hari yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti mencakup edukasi budaya keselamatan kerja, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri, serta skrining kesehatan pekerja. Edukasi dilakukan menggunakan media leaflet, sedangkan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi langsung di lokasi proyek. Peserta kegiatan adalah pekerja konstruksi yang terlibat langsung dalam aktivitas pembangunan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko kerja, fungsi, dan cara penggunaan alat pelindung diri. Seluruh peserta mampu mempraktikkan penggunaan alat pelindung diri dengan benar, meskipun sebagian masih memerlukan penguatan dalam memahami jenis dan standar penggunaannya. Peningkatan kesadaran juga terlihat dari perubahan perilaku pekerja yang mulai menggunakan alat pelindung diri secara lebih konsisten. Kegiatan skrining kesehatan memberikan manfaat tambahan berupa deteksi awal kondisi kesehatan pekerja, sementara pemberian alat pelindung diri membantu mendukung penerapan keselamatan kerja secara langsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan dukungan fasilitas efektif dalam meningkatkan penerapan keselamatan kerja pada pekerja konstruksi sektor informal serta memperkuat keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.