This Author published in this journals
All Journal Abdimas Singkerru
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen Kurikulum Merdeka bagi Komite Pembelajaran Sekolah Jenjang SMP Suardi
Abdimas Singkerru Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v4i2.341

Abstract

Implementasi kurikulum terbaru menuntut kesiapan guru dalam merancang pembelajaran yang adaptif serta asesmen yang mendukung proses belajar peserta didik. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun pembelajaran berdiferensiasi serta merancang asesmen masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komite pembelajaran jenjang sekolah menengah pertama di Kota Palopo dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk lokakarya dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan peserta yang terdiri atas pengawas sekolah, kepala sekolah, guru mata pelajaran, dan guru bimbingan konseling. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pelatihan difokuskan pada penguatan pemahaman konsep kurikulum, penyusunan modul ajar berdiferensiasi, serta praktik penyusunan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif melalui diskusi, simulasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 58,4 pada pre-test menjadi 86,2 pada post-test. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam menyusun modul ajar yang lebih fleksibel dan kontekstual serta kemampuan merancang asesmen yang terintegrasi dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi perubahan cara pandang peserta terhadap pembelajaran yang lebih berpusat pada peserta didik dan menekankan pada proses belajar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan kolaborasi efektif dalam meningkatkan kompetensi guru serta mendorong keterlibatan aktif dalam pengembangan pembelajaran. Pendekatan ini menjadi strategi penting dalam mendukung implementasi kurikulum secara lebih optimal di tingkat satuan pendidikan.