p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Abdimas Singkerru
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Penataan Barang dalam Kontainer pada Karyawan Magang Industri HCT Logistics Taiwan Alpadit Amir; Siti Khaeratul Mukarramah; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i2.348

Abstract

Kegiatan logistik modern menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis dalam penanganan dan penataan barang secara efektif agar proses distribusi dapat berjalan dengan aman dan efisien. Pada praktiknya, karyawan magang industri sering kali belum memiliki pengalaman kerja yang memadai dalam proses penataan barang dalam kontainer sehingga diperlukan kegiatan pendampingan berbasis praktik untuk meningkatkan kompetensi kerja mereka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penataan barang dalam kontainer pada karyawan magang industri melalui pendampingan praktik operasional di lingkungan perusahaan logistik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendampingan langsung dalam aktivitas kerja yang meliputi penerimaan dan pengecekan barang, pengelompokan barang berdasarkan karakteristiknya, perencanaan tata letak muatan dalam kontainer, serta penguatan koordinasi kerja dan dokumentasi operasional. Kegiatan ini melibatkan karyawan magang industri yang terlibat dalam aktivitas distribusi barang pada perusahaan logistik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam proses pengecekan barang, pengelompokan barang, serta penataan barang dalam kontainer dengan memperhatikan distribusi berat muatan dan efisiensi pemanfaatan ruang kontainer. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan koordinasi kerja dan memahami pentingnya dokumentasi operasional dalam sistem distribusi barang. Manfaat kegiatan ini terlihat dari meningkatnya keterampilan teknis peserta magang dalam menjalankan proses operasional logistik serta meningkatnya pemahaman terhadap prosedur kerja industri yang aman dan efisien. Kegiatan pendampingan berbasis praktik dalam lingkungan industri terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang dalam penataan barang dalam kontainer serta memperkuat kesiapan kerja mereka pada sektor logistik. Pendekatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan langsung peserta dalam aktivitas operasional industri dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja pada bidang logistik.
Peningkatan Kompetensi Karyawan Magang dalam Operasional Pergudangan dan Distribusi di Kerry TJ Logistics Taiwan Fatir Farhan; Irhamni Nuhardin; Ahmad Ashari; Ilham Sentosa
Abdimas Singkerru Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v3i1.349

Abstract

Perkembangan industri logistik yang semakin kompleks menuntut peningkatan kompetensi sumber daya manusia, khususnya karyawan magang yang terlibat langsung dalam operasional pergudangan dan distribusi. Keterbatasan keterampilan teknis, kemampuan penggunaan sistem digital, serta adaptasi terhadap budaya kerja industri menjadi permasalahan utama yang dihadapi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi karyawan magang melalui pendampingan langsung dalam aktivitas operasional di Divisi Linkou Kerry TJ Logistics Taiwan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung yang dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan operasional, serta penguatan budaya kerja dan keselamatan. Kegiatan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu operasional pergudangan dan penataan barang, pencatatan stok berbasis sistem digital, serta penguatan ketelitian kerja, koordinasi tim, dan keselamatan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi karyawan magang pada setiap aspek kegiatan. Pada aspek operasional pergudangan, peserta mengalami peningkatan ketelitian dan kecepatan dalam penanganan barang. Pada aspek pemanfaatan sistem digital, terjadi peningkatan kemampuan dalam penggunaan sistem logistik serta akurasi pencatatan stok. Pada aspek budaya kerja, peserta menunjukkan peningkatan dalam disiplin, kerja sama tim, serta kesadaran terhadap keselamatan operasional. Kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan efisiensi operasional gudang serta kesiapan kerja peserta dalam menghadapi dunia industri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung yang terintegrasi dengan kebutuhan industri merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kompetensi karyawan magang serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang logistik.