Abstract: Difference of Achievement Motivation Viewed from Parenting Pattern to the Students of High schools in Manggarai Regency, Flores. The objective of the research is to determine the dominant type of parenting pattern employed by parents in Manggarai with regard to educating and growing up their children. It is also aimed at examine the effect of parents-parenting pattern toward the students’ achievement motivation. The researcher assumes that improper parents-parenting pattern can cause low achievement motivation to high school students in Manggarai regency. The scale of parents-parenting pattern and the scale of achievement motivation were used as the instruments. The former scale includes three models of parenting based on Baumrind, namely : authoritarian, permissive, and authoritative. The latter one follows the characteristics of achievement by Mclaelland. Both instruments were administered to 43 subjects who were selected by stratified random sampling technique at the second grade of Language program at SMU Setia Bakti Ruteng. The data were analyzed by t test for independent means with tests of between subject effects. The data were then computed by SSPS for Windows version 16.0. The results demonstrate that the r value is 0.121 at the significance of value 0.076 > 0.05. In this case, the research hypothesis was rejected which means that there is no significant difference between achievement motivation and parents-parenting patterns. This finding is not in line with the current theories of parents parenting. There were two reasons; first, most subjects do not live with their parents that makes unclear concept of parents parenting, and second, Manggaraian people do not have specific structure and pattern of parenting. Keywords: achievement motivation, parenting parents Abstrak: Perbedaan Motivasi Berprestasi Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua Pada Siswa SMU di Kabupaten Manggarai, Flores. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis pola asuh yang dominan dipakai oleh orang tua di Manggarai dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Penelitian ini juga ingin menemukan, bagaimana pengaruh dari pola asuh tersebut terhadap motivasi berprestasi dari siswa-siswa SMU di Kabupaten Manggarai. Peneliti berasumsi, pola asuh orang tua yang tidak tepat menyebabkan rendahnya motivasi berprestasi siswa SMA/MA dan SMK di Manggarai. Peneliti menggunakan 2 jenis alat ukur dalam penelitian ini yaitu skala pola asuh orang tua dan skala motivasi berprestasi. Skala pola asuh orang tua disusun berdasarkan tiga jenis pola asuh dari Baumrind, yaitu: Pola asuh otoritarian, pola asuh permisif dan pola asuh otoritatif. Sedangkan skala motivasi berprestasi disusun berdasarkan ciri-ciri siswa berprestasi menurut Mclaelland. Kedua alat ukur tersebut diberikan kepada 43 subyek siswa kelas II Bahasa SMU Setia Bakti Ruteng yang dipilih dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil uji t test for independent means dengan memakai teknik statistik tests of between subjects effects untuk mengetahui sumbangan pola asuh orang tua terhadap motivasi berprestasi dengan menggunakan bantuan program komputer SSPS for Windows versi 16.0. menunjukkan r sebesar 0,121, dengan nilai signifikansi 0,076 > 0,05. Dengan demikian hipotesis penelitian ditolak atau tidak diterima, dan hasil penelitian menyimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal motivasi berprestasi antara pola asuh otoriter, demokratis dan permisif. Hasil penelitian tidak sesuai dengan teori-teori tentang pola asuh orang tua yang telah ada sebelumnya. Hal ini disebabkan karena: pertama, Siswa yang menjadi subyek penelitian ini sebagian besar tidak tinggal dengan orang tuanya, sehingga jenis pemahaman mereka tentang pola asuh dari orang tua asli menjadi kabur. Kedua, masyarakat Manggarai tidak memiliki struktur dan alur pola asuh yang jelas, sehingga hasil sebaran pola asuh antara orang tua dalam keluarga yang berbeda cenderung menghasilkan pola yang sama. Kata kunci: motivasi berprestasi, pola asuh orang tua