Devi Listiana
Program Studi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN TERJADINYA BULLYING PADA ANAK DI BENGKULU Vellyza Colin; Devi Listiana
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i2.58591

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang yang dapat berdampak negatif terhadap kondisi fisik, psikologis, dan sosial anak. Tingginya kasus bullying di lingkungan sekolah menunjukkan masih rendahnya pemahaman siswa mengenai pencegahan bullying. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa adalah melalui edukasi menggunakan media video animasi. Media ini dinilai lebih menarik dan mudah dipahami karena menggabungkan unsur audio dan visual sehingga mampu meningkatkan perhatian siswa dalam menerima informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi video animasi terhadap pengetahuan pencegahan terjadinya bullying pada anak di SMP Negeri 20 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang pencegahan bullying. Responden diberikan pretest sebelum intervensi, kemudian diberikan edukasi melalui video animasi, dan selanjutnya dilakukan posttest untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi sebagian besar berada pada kategori cukup, sedangkan setelah diberikan edukasi video animasi mayoritas responden berada pada kategori baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi video animasi terhadap pengetahuan pencegahan bullying pada anak di SMP Negeri 20 Kota Bengkulu. Disimpulkan bahwa edukasi melalui video animasi efektif meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan bullying dan dapat digunakan sebagai media edukasi kesehatan di sekolah.
PENGARUH PEMBERIAN MEDIA EDUKASI KOMIK TERHADAP PENGETAHUAN PENCEGAHAN DINI KANKER PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI DI BENGKULU Devi Listiana; Vellyza Colin
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61725

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di seluruh dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan sejak usia remaja. Rendahnya pengetahuan remaja putri mengenai faktor risiko, deteksi dini, dan upaya pencegahan kanker payudara dapat meningkatkan risiko keterlambatan diagnosis pada masa mendatang. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan adalah melalui edukasi kesehatan menggunakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik remaja, seperti media komik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian media edukasi komik terhadap pengetahuan pencegahan dini kanker payudara pada remaja putri di SMP Negeri 07 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one-group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 75 siswi kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan pencegahan dini kanker payudara dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (64%), sedangkan setelah pemberian edukasi melalui media komik mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik (84%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Dengan demikian, media edukasi komik terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan dini kanker payudara pada remaja putri. Media ini berpotensi menjadi alternatif pembelajaran dan promosi kesehatan yang inovatif untuk mendukung pelaksanaan program edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah.