Kusen merupakan bagian dari konstruksi pada dinding bangunan yang mempunyai fungsi perletakan dan dudukan daun pintu dan daun jendela. Salah satu contohnya pada pekerjaan pemasangan kusen, umumnya yang dipakai adalah kusen berbahan dasar kayu namun sekarang banyak kusen berbahan dasar aluminium dan UPVC. Pada kenyataanya, Pembangunan Gedung Perkuliahan Baru Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan masih menggunakan kayu sebagai material kusen. Namun untuk penambahan bangunan berikutnya, pihak para pemangku kepentingan Universitas berencana menggunakan kusen UPVC mengingat kualitas kayu yang bagus sudah mulai sulit diperoleh dan membuat harganya semakin melambung maka kusen kayu beralih ke aluminium dan UPVC. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan waktu pelaksanaan serta selisih biaya pekerjaan kusen kayu dengan kusen UPVC. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya dan waktu pada pekerjaan kusen kayu dan kusen UPVC dengan menggunakan analisa harga satuan pekerjaan tahun 2022. Dari hasil analisa data yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan kusen kayu sebesar Rp.298.114.701,34 sedangkan untuk pekerjaan kusen UPVC sebesar Rp. 523.160.276,17. Selisih biaya antara kusen kayu dengan kusen UPVC sebesar Rp.225.045.574,83, sehingga biaya kusen UPVC lebih mahal dibandingkan dengan kusen kayu. Waktu pelaksanaan pekerjaan kusen kayu selama 49 hari sedangkan kusen UPVC dibutuhkan selama 43 hari dengan jumlah tukang yang sama antara kedua sama sebanyak 10 orang. Selisih waktu pelaksanaan antara kusen kayu dengan kusen UPVC selama 6 hari, dimana waktu pekerjaan kusen kayu dan kusen UPVC dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.