Prinsip dari perencanaan struktur adalah menghasilkan suatu bangunan yang efisien dan ekonomis serta mampu menahan beban dan gaya-gaya yang bekerja pada konstruksi itu sendiri. Dalam perkembangan dunia konstruksi sekarang ini, sangat banyak usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja, baik secara struktur maupun manajemen konstruksi. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pengelola proyek adalah mengganti cara-cara konvensional menjadi lebih modern. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan biaya serta waktu pelaksanaan pekerjaan pelat lantai konvensional dengan pelat lantai bondek. Jenis bangunan yang di analisa yaitu Gedung Ruang Kelas Baru SMP Bertingkat di Kota Padangsidimpuan di desain berdasarkan Petunjuk Teknis Tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur dan analisa harga satuan pekerjaan tahun 2022. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan, yaitu: biaya pekerjaan pelat konvensional sebesar Rp.365.511.115,35 dan pelat lantai bondek sebesar Rp.315.722.879,15 sehingga perbandingan biaya sebesar Rp.51.788.236,20 dengan luas lantai yang sama sebesar 223,09 m2. Untuk waktu pelaksanaan pelat konvensional selama 34 hari dan pelat bondek selama 32 hari sehingga diperoleh perbandingan waktu pelaksanaan selama 2 hari dengan luas lantai sebesar 223,09 m2. Jika ditinjau dari segi biaya maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional, tetapi pengadaan bahan material yang menjadi kendala harus dilakukan dengan partai besar. Jika ditinjau dari waktu pelaksanaannya, maka konstruksi pekerjaan pelat lantai bondek lebih efisien dibandingkan dengan pelat lantai konvensional. Akan tetapi, pengadaan bahan material yang menjadi kendala karena pembelian harus dilakukan dengan partai besar untuk mengimbangi biaya pengangkutan.