Persaingan antar lembaga keuangan syariah terus meningkat sehingga menuntut adanya strategi yang efektif untuk memperkuat keunggulan bersaing. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan produk pembiayaan mikro dan pembiayaan konsumtif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan mikro terhadap keunggulan bersaing BMT Maslahah Cabang Purwosari, menguji pengaruh pembiayaan konsumtif terhadap keunggulan bersaing, serta mengetahui pengaruh kedua variabel tersebut secara simultan terhadap keunggulan bersaing lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada nasabah BMT Maslahah Cabang Purwosari dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan mikro berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai t hitung sebesar 4,666 dan tingkat signifikansi 0,000. Pembiayaan konsumtif juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing dengan nilai t hitung sebesar 3,791 dan tingkat signifikansi 0,000. Secara simultan, pembiayaan mikro dan pembiayaan konsumtif berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing, yang ditunjukkan oleh nilai F hitung sebesar 79,051 dengan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,672 menunjukkan bahwa 67,2% variasi keunggulan bersaing dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, pembiayaan mikro dan pembiayaan konsumtif memiliki peran penting dalam memperkuat keunggulan bersaing BMT Maslahah Cabang Purwosari.