Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINGKAT SERAPAN DAN ARAS KRITIS HARA NITROGEN PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Irma Nadya; Darman, Saiful; Amelia, Rezi
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 14 No 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/nmm91a39

Abstract

Tanah adalah suatu benda alami heterogen, yang terdiri atas komponen-komponen padat, cair dan gas, dan mempunyai sifat serta perilaku yang dinamik. Salah satu unsur hara esensial yang diserap oleh tanaman dalam jumlah yang besar adalah unsur hara Nitrogen (N). Merosotnya tingkat kesuburan tanah akibat kekahatan sejumlah hara merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan hasil pertanian. Aras kritis (critical level) menunjukkan kadar hara dalam jaringan, di bawah kadar ini menampakan gejala kekahatannya, umumnya pada aras ini hasil panen turun 10%. Jika diberi tambahan hara, tanaman bersifat sangat responsif, dan gejala kekahatan akan menghilang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui batas efisiensi respons tanaman terhadap pemberian hara N dan batas aras kritis tanaman kacang hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sunju Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, dan Analisis Sifat Kimia Tanah dilaksanakan di Laboratorim Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini berlangsung dari bulan Desember 2023 hingga bulan Juli 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Rancangan Acak Lengkap(RAL) 1 faktorial, 7 perlakuan diulang 3 kali sehingga seluruhnya ada 21 pot percobaan yang akan diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk urea dengan dosis yang semakin meningkat mampu meningkatkan serapan hara N pada tanaman kacang hijau. Pada tanah yang belum diaplikasikan pupuk hasil N-total yaitu 0.11 sangat rendah. Setelah diaplikasikan N-total berkisar 0.53 sampai 1.13 sangat tinggi. Dosis yang mempengaruhi aras kritis hara nitrogen berada pada 230 kg/ha. Dimana dosis ini tidak lagi menunjukkan respons terhadap pemberian pupuk, daerah ini disebut juga zona kecukupan hara.