Cintya Aura Zahra Puspita
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Sosiologi Sastra Ian Watt dalam Novel Pinatri ing Teleng Ati Karya Tiwiek SA: Social Class and Social Criticism in the Novel Pinatri ing Teleng Ati Cintya Aura Zahra Puspita; Dhoni Zustiyantoro; Yusro Edy Nugroho
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22356

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kelas sosial dan kritik sosial yang direpresentasikan dalam novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra dan teori refleksi sosial Ian Watt. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang menunjukkan representasi kelas sosial dan kritik sosial dalam novel. Sumber data berasal dari novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA cetakan kedua tahun 2019. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan pembacaan heuristik, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif berdasarkan konsep refleksi sosial Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas sosial dalam novel direpresentasikan melalui perbedaan ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan status sosial yang memengaruhi relasi antartokoh. Adapun kritik sosial yang ditemukan meliputi kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, diskriminasi sosial, penyalahgunaan kekuasaan, kekerasan seksual, serta stigma terhadap perempuan yang hamil di luar nikah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa novel Pinatri ing Teleng Ati tidak hanya merefleksikan realitas stratifikasi sosial dalam masyarakat Jawa, tetapi juga menghadirkan kritik terhadap berbagai bentuk ketidakadilan sosial yang masih terjadi. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra dapat berfungsi sebagai media refleksi sosial sekaligus sarana kritik terhadap problem kemanusiaan dalam masyarakat.