Aldiansyah Aldiansyah
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Iron Metallurgy as a Foundation of Civilization: A Qur’anic Analysis of QS. al-Hadid [57]: 25 and Saba’ [34]: 10–11 Aldiansyah Aldiansyah; Ainur Rhain
Jurnal Semiotika Quran Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Semiotika-Q: Kajian Ilmu al-Quran dan Tafsir
Publisher : Program Magister Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jsq.v6i1.34107

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan besi sebagai fondasi peradaban manusia melalui kajian tafsir terhadap QS. al-Hadid [57]: 25 dan QS. Saba’ [34]: 10-11 dengan pendekatan ilmiah integratif. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan sumber data primer berupa karya tafsir klasik dan kontemporer, seperti Tafsir al-Tabari, Tafsir al-Azhar, serta karya tafsir ilmiah Zaghlūl an-Najjār, dan didukung oleh literatur ilmiah terkait metalurgi. Analisis dilakukan melalui teknik content analysis dengan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi makna teologis, linguistik, dan saintifik terkait konsep besi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an memposisikan besi sebagai anugerah ilahi yang memiliki ba’sun syadid (kekuatan besar) dan manafi‘ li al-nas (manfaat bagi manusia), yang terefleksi dalam perkembangan teknologi dan peradaban sejak masa Nabi Dawud hingga revolusi industri modern. Besi tidak hanya berfungsi sebagai material struktural utama dalam bidang pertanian, militer, konstruksi, dan industri, tetapi juga menjadi simbol kemajuan teknologi yang menopang sistem sosial, ekonomi, dan infrastruktur modern. Temuan ini menegaskan adanya sinergi antara wahyu dan ilmu pengetahuan dalam memahami peran metalurgi sebagai instrumen kemaslahatan serta indikator kemajuan peradaban manusia dari era awal hingga Revolusi Industri 5.0.