Wahyudin Wahyudin
Universitas Muhammadiyah Bima

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI 4 SANGGAR Wahyudin Wahyudin; Ruslan Ruslan; Nasaruddin Nasaruddin
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 10 No. 1 (2026): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tajdid.v10i1.5862

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di era pendidikan abad ke-21. Kemampuan berpikir tingkat tinggi diperlukan agar peserta didik tidak hanya mampu menghafal konsep, tetapi juga dapat menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta solusi terhadap permasalahan nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan, pengaruh, dan signifikansi pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Negeri 4 Sanggar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen yang divalidasi menggunakan triangulasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan meninjau pola dan tema yang muncul dari hasil wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills melalui kegiatan studi kasus, diskusi kelompok, dan penggunaan media pembelajaran interaktif. Penerapan ini berdampak positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif siswa. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan kesiapan siswa, pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills terbukti efektif dalam membentuk siswa yang aktif, reflektif, dan percaya diri. Dengan demikian, Higher Order Thinking Skills dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk membekali siswa menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21.
Integration of Science in Islamic Education to Develop Students' Multiple Intelligences Wahyudin Wahyudin; Ruslan Ruslan; Ahmadin Ahmadin
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v7i1.1596

Abstract

This study aims to analyze the meaning of multiple competencies, the implementation of instruction, and the implications of science-based Islamic Religious Education at SMKN 1 Sanggar. The study employs a qualitative approach with data collection techniques including interviews, observations, and documentation, which were analyzed using data triangulation. The results of the study indicate that multiple competencies are understood as the holistic development of students’ abilities, encompassing spiritual, intellectual, and social aspects, as well as skills and critical thinking abilities. Instructional implementation is conducted contextually by integrating Islamic Religious Education content with natural phenomena, scientific advancements, daily life, and the professional world through methods such as discussion, case studies, and real-world examples. This approach enhances students’ engagement in the learning process. Furthermore, science-based Islamic Religious Education has positive implications for strengthening students’ multiple competencies, particularly in critical thinking, religious attitudes, responsibility, and the ability to connect Islamic values with real-life situations, thereby playing a relevant role in shaping students’ character and preparing them to face the challenges of the modern era.