Riko Nugraha
Universitas Ibnu Chaldun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA PADA ROKOK ELEKTIK VAPE DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA Riko Nugraha
JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA Vol 16 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA
Publisher : UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jihd.v16i1.2090

Abstract

Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika melalui rokok elektrik (vape) merupakan fenomena baru yang berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk penyalahgunaan, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta upaya pencegahan dan penanggulangannya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber hukum, buku, jurnal ilmiah, dan laporan resmi terkait narkotika, psikotropika, dan penggunaan vape. Hasil kajian menunjukkan bahwa vape telah disalahgunakan sebagai media konsumsi zat terlarang seperti tetrahydrocannabinol (THC), metamfetamin, dan berbagai jenis psikotropika dalam bentuk cair. Faktor penyebab utama meliputi kurangnya pengetahuan, pengaruh lingkungan, kemudahan akses, serta anggapan bahwa vape lebih aman dibandingkan rokok konvensional. Dampak yang ditimbulkan sangat luas, mencakup gangguan kesehatan fisik dan mental, ketergantungan, penurunan kualitas hidup, hingga peningkatan risiko kriminalitas. Dari aspek hukum, penyalahgunaan ini tetap dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Oleh karena itu, penyalahgunaan narkotika dan psikotropika melalui vape merupakan ancaman serius yang memerlukan perhatian dan penanganan komprehensif. Upaya pencegahan melalui edukasi, pengawasan, penegakan hukum, serta rehabilitasi perlu dilakukan secara terpadu untuk menekan angka penyalahgunaan dan melindungi masyarakat.
Hukum Dan Kebijakan Terhadap Illegal Logging Dalam Perspektif Ketentuan Hukum Positif Indonesia Riko Nugraha
JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA Vol 16 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH HUKUM DIRGANTARA
Publisher : UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hutan memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat, serta menjamin keberlanjutan lingkungan. Namun, keberadaan hutan di Indonesia menghadapi ancaman serius akibat maraknya praktik illegal logging. Illegal logging tidak hanya mencakup kegiatan penebangan kayu tanpa izin, tetapi juga meliputi pengangkutan, pengolahan, dan perdagangan hasil hutan yang dilakukan secara melawan hukum, termasuk pemalsuan dokumen dan penyalahgunaan izin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya illegal logging di Indonesia, mengkaji dampak yang ditimbulkan, serta menelaah upaya penanggulangannya dari perspektif hukum dan kebijakan kehutanan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta analisis terhadap beberapa kasus illegal logging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa illegal logging dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial, lemahnya penegakan hukum, korupsi, tingginya permintaan kayu global, dan keterlibatan kejahatan terorganisir. Dampak yang ditimbulkan meliputi kerusakan ekosistem hutan, hilangnya keanekaragaman hayati, meningkatnya risiko bencana alam, kerugian ekonomi negara, serta konflik sosial dengan masyarakat adat dan lokal. Oleh karena itu, penanggulangan illegal logging memerlukan pendekatan komprehensif melalui penguatan penegakan hukum, perbaikan tata kelola kehutanan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, serta kerja sama nasional dan internasional guna mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.