Lanjut usia merupakan individu yang rentan saat terjadi bencana. Upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mengurangi resiko bencana yaitu kesiapsiagaan. Kesiapsiagaan merupakan elemen penting dari kegiatan pengendalian resiko bencana yang bersifat pro-aktif sebelum bencana terjadi. Keluarga merupakan bantuan utama bagi lansia dalam mempersiapkan diri menghadapi bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kesiapsiagaan pada lansia dalam menghadapi bencana Gunung Merapi di Desa Lereng merapi Klaten Kecamatan Kemalang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi penelitian ini adalah lansia yang tinggal di lereng merapi. Responden penelitian sebanyak 62 responden yang diperoleh dengan tehknik purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dalam penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data bivariat menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian lansia terbanyak berjenis kelamin perempuan (54,8%), rerata usia 70,55 tahun. Hasil penelitian menunjukkan 54,8% lansia mendapatkan dukungan keluarga baik dan sebanyak 51,6% dalam kesiapsiagaan siap. Hasil uji Kendall Tau menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kesiapsiagaan lansia (ρ=0,000;τ = 0.678). Kesimpulan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kesiapsiagaan lansia menghadapi bencana di lereng merapi di desa lereng merapi kecamatan Kemalang Klaten.