This Author published in this journals
All Journal Matematika
Shahnaz Afia
Program Studi Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Uji Wilcoxon pada Anggaran dan Realisasi Penyerahan Klaim Santunan PT. Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan Shahnaz Afia; Yani Ramdani; Okto Arif Primanto
Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Matematika Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Matematika
Publisher : UPT Publikasi Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/matematika.v24i2.1726

Abstract

Abstrak. Jasa Raharja merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyelenggarakan asuransi sosial bagi penumpang angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan. Perusahaan ini memberikan santunan bagi korban atau ahli waris korban kecelakaan, baik yang meninggal dunia maupun cacat tetap, dan juga pemberian biaya perawatan. Setiap tahun, Jasa Raharja menetapkan anggaran penyerahan klaim santunan kecelakaan lalu lintas. Realisasi penyerahan klaim santunan diperoleh pada akhir tahun. Penelitian ini menerapkan uji Wilcoxon untuk mengukur perbedaan antara dua kelompok data, yakni anggaran dan realisasi penyerahan klaim santunan Jasa Raharja. Hasil penelitian menyimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok data tersebut. Abstract. Jasa Raharja is a state-owned enterprise (BUMN) that provides social insurance for public transportation passengers and road traffic accident victims. This company provides compensation to accident victims or their heirs and also covers medical expenses. Each year, Jasa Raharja sets a budget for submitting traffic accident compensation claims. Realization of submission of compensation claims is obtained at the end of the year. This study applies the Wilcoxon test to measure the difference between two data sets: the budget and the actual payment of Jasa Raharja compensation claims. The study results concluded that there was no significant difference between the two data sets.