Ahmad Syukron
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INSĀN CHARACTER FROM THE PERSPECTIVE OF THE KORAN Fahrurozi Umiari; Ahmad Syukron; Ade Nailul Huda
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 12, No 1 (2026): IN PRESS
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insān are the most dominant creatures on earth. Philosophy and science have used various methods to understand him, but he is only able to know certain aspects of the person, he does not know the whole person, even most of the questions asked by those who study the insān -to themselves- still remain unanswered. Therefore, one of the ways to know who the human is to refer to divine revelation so that we can find the answers. For this reason, this study aims to find out about the insān as well as its characteristics from the perspective of the Koran. This research uses the mauḍū'ī (thematic) tafsir method. The results show that what is meant by insan in the Koran is a human being with all his totality, body and soul. The Koran mentions many characteristics of insan -from positive to negative-, and these characteristics can be classified into two: Inborn (fiṭrī) and acquired (muktasab). The innate characters (fiṭrī) described by the Quran are: Weak, hasty, fond of arguing and disputing, miserly, restless and complaining, unjust and ignorant, transgressing limits, very insubordinate, happy, boast. As for the acquired character (muktasab) which is pursued by the insān himself, among others: Kufr, disobedience, quarrel, despair, and hopelessness.
TRAUMA HEALING PERSPEKTIF AL-QUR’AN: Studi Kasus Korban Perkosaan di Lembaga Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis Cirebon Layali Hilwa; Ahmad Syukron; Ade Naelul Huda
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 01 (2026): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v11i01.10056

Abstract

Perkembangan zaman yang kian maju sering kali menyebabkan peningkatan sosial dan kriminalitas masyarakat. Perkembangan ini memiliki efek yang signifikan terhadap kehidupan sosial, namun sebaliknya, kemajuan tersebut juga berkontribusi terhadap munculnya berbagai bentuk kejahatan. Salah satu bentuk kejahatan yang sering terjadi adalah kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi seksual. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk meneliti berbagai cara yang bisa diterapkan untuk trauma healing bagi korban perkosaan dalam persepektif Al-Qur’an. Penelitian ini mendalami ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas tentang ketenangan jiwa, keyakinan, kesabaran, instrospeksi diri, hikmah tentang cobaan hidup yang dialami korban perkosaan. Serta upaya untuk mencapai kedamaian dalam pikiran dan hati. Metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan dan library research, dengan meneliti pemulihan korban pemerkosaan lewat Women Crisis Center (WCC) Mawar Balqis dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti pemilihan sampel, pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil. Diharapkan dengan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam bidang trauma healing dan kesehatan mental dari persepektif Al-Qur’an; Hasil penelitian ini menemukan bahwa pendekatan trauma-healing yang terinspirasi oleh nilai-nilai dan prinsip-prinsip Al-Quran dapat memiliki dampak yang positif dalam pemulihan trauma bagi korban, seperti muhasabah (kesadaran diri dan refleksi), doa dan koneksi spiritual, penerimaan diri (ikhlas) dan ridha dengan menerima cobaan dan ujian hidup sebagai bagian dari takdir Allah dan percaya pada kebijaksanaan Allah dapat membantu korban mengatasi trauma dan memperoleh kedamaian hati