Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis keterkaitan antara aspek budaya kerja dan kedisiplinan pegawai terhadap tingkat kinerja tenaga kerja pada PT Karanglewas Sejati Pasar Ciruas. Permasalahan penelitian ini berangkat dari kondisi internal perusahaan yang menunjukkan belum optimalnya internalisasi nilai-nilai perusahaan di lingkungan kerja, serta masih maraknya pelanggaran terhadap aturan operasional yang berdampak negatif pada produktivitas karyawan dalam menjalankan tugasnya.Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pola hubungan asosiatif guna menguji keterhubungan antarvariabel. Seluruh pegawai perusahaan yang berjumlah 35 orang dilibatkan sebagai subjek penelitian, sehingga teknik pengambilan sampel dilakukan melalui metode sensus atau sampling jenuh. Pengumpulan data lapangan dilaksanakan melalui observasi langsung dan penyebaran angket kepada seluruh responden. Tahapan analisis data dilakukan melalui pemeriksaan kelayakan butir instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear, pengujian hipotesis parsial maupun simultan, serta pengukuran koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, budaya organisasi belum berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan t- hitung 1,545 < t-tabel 2,037 dan angka signifikansi 0,132. Sebaliknya, kedisiplinan kerja terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial t-hitung 3,439 > t-tabel 2,037; dengan angka signifikansi 0,002. Secara simultan, budaya organisasi dan kedisiplinan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F-hitung 6,759 > F-tabel 3,295; dengan angka signifikansi 0,004. Nilai Adjusted R Square sebesar 25,3% menunjukkan besarnya kontribusi kedua variabel bebas terhadap variabel terikat, sedangkan 74,7% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar kajian ini.