This Author published in this journals
All Journal Educational Journal
Siti Apriani Sopiatun Hasanah
Universitas Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Sosialisasi Anti-Bullying dengan Metode Pre Test dan Post Test sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman dan Perilaku Baik Siswa Kelas 5 SDN 1 Bagik Polak Lombok Barat Satura Satura; Zildiatin Nadia; Layuza Asqia Jaelanti; Regina Hawa; Baiq Iqlima Kusmiati; Muhamad Imtihan; Siti Apriani Sopiatun Hasanah
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m030ym59

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius dalam dunia pendidikan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi anti-bullying terhadap peningkatan pemahaman dan perilaku baik siswa kelas V SDN 1 Bagik Polak Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan pre-test dan post-test. Subjek penelitian berjumlah 44 siswa kelas V yang menjadi responden dalam pengisian kuesioner pemahaman bullying. Materi sosialisasi disampaikan melalui presentasi interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pemberian contoh kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu rata-rata nilai pre-test sebesar 47,5 meningkat menjadi 96,36 pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 48,86 poin. Siswa yang sebelumnya belum mampu membedakan perilaku bercanda dengan tindakan bullying, setelah sosialisasi mampu mengidentifikasi berbagai bentuk bullying baik secara fisik, verbal, maupun sosial, serta memahami dampaknya terhadap korban. Kegiatan sosialisasi juga menumbuhkan sikap preventif dan empati siswa terhadap teman sebaya. Disimpulkan bahwa sosialisasi anti-bullying merupakan strategi edukatif yang efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar dan perlu dilaksanakan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.