Yusvika Ratri Harmunisa
Jurusan Arsitektur, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Tata Ruang Kelas Terhadap Perilaku Anak dengan Down Syndrome di YPAC Surabaya Risma Zuhriyatun Nasihah; Yusvika Ratri Harmunisa
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 7, No 1 (2026): TEKSTUR (Jurnal Arsitektur)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2026.v7i1.7933

Abstract

Lingkungan fisik seperti tata ruang sekolah berperan penting dalam mendukung proses belajar dan perilaku anak. Penelitian menunjukkan bahwa tata ruang yang terstruktur, adaptif, dan ramah sensorik berdampak positif terhadap fokus, ketenangan, serta partisipasi sosial anak dengan Down Syndrome. Anak-anak dengan Down Syndrome memiliki karakteristik perkembangan khusus yang dapat mempengaruhi konsentrasi, keterampilan sosial, dan kemampuan regulasi emosi. Namun, desain ruang sekolah sering kali belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan sensorik dan mobilitas anak berkebutuhan khusus, termasuk mereka yang mengidap Down Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh elemen tata ruang terhadap perilaku anak dengan Down Syndrome di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus di SLB YPAC Semolowaru Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung terhadap aktivitas anak di dalam kelas dan area bermain, wawancara mendalam dengan guru serta terapis, dan dokumentasi visual terhadap elemen fisik ruang sekolah. Adapun aspek elemen tata ruang yang diteliti meliputi tata letak furnitur dan sirkulasi ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang kelas dengan layout sederhana membantu anak lebih tenang dan fokus dalam beraktivitas. Selain itu, tata letak furnitur yang tidak menghambat pergerakan serta sirkulasi ruang yang jelas dan terbuka turut meningkatkan kenyamanan dan memungkinkan interaksi sosial yang lebih aktif antar siswa.