Ida Bagus Komang Sindu Putra1
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Prinsip Seni Rupa Inklusif pada Ilustrasi Taktil bagi Penyandang Tunanetra Ida Bagus Komang Sindu Putra1; Amir Ghozali
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 8 No. 1 (2026): SASAK (In Press)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v8i1.6287

Abstract

Artikel ini membahas prinsip seni rupa inklusif dalam ilustrasi taktil bagi tunanetra melalui perspektif desain komunikasi visual. Latar belakang penelitian ini berangkat dari dominasi visual dalam praktik komunikasi visual yang belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan pembaca tunanetra. Ilustrasi taktil dipahami bukan hanya sebagai media bantu akses, tetapi juga sebagai representasi visual-taktil yang harus dapat dibaca, dikenali, dan dimaknai melalui sentuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian desain terhadap tiga objek, yaitu Wondrous World karya Zrinka Horvat, Geraldine’s Blanket, dan That’s Not My Bear. Analisis dilakukan melalui delapan indikator, yakni penyederhanaan bentuk, penegasan kontur, diferensiasi tekstur, hierarki rabaan, kejelasan komposisi, konsistensi simbol taktil, keterbacaan melalui sentuhan, serta hubungan antara pengalaman taktil dan komunikasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip seni rupa inklusif dalam ilustrasi taktil dibentuk oleh keterpaduan unsur-unsur tersebut sehingga ilustrasi tidak berhenti sebagai permukaan yang dapat disentuh, tetapi juga berfungsi sebagai media komunikasi visual yang dapat diakses secara lebih utuh oleh pembaca tunanetra. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi visual dapat diperluas ke dalam pengalaman sentuhan melalui pengolahan bentuk, tekstur, komposisi, dan sistem tanda yang dirancang secara sadar. Ilustrasi taktil dapat dipahami sebagai praktik desain komunikasi visual yang inklusif sekaligus sebagai sarana pembentukan pengalaman estetik dan informasional bagi tunanetra.