Rajeiyani Rajeiyani
Universitas Islam Indragiri, Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENINGKATKAN PENJAMINAN MUTU DALAM PENDIDIKAN TINGGI INDONESIA: PERSPEKTIF KERANGKA GANDA Rajeiyani Rajeiyani
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025): Article
Publisher : CV. Pustaka An Nur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62058/jampi.v2i2.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan kerangka ganda dalam sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, yaitu melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi kontribusi kedua kerangka tersebut dalam mendorong pengembangan institusi serta peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis tematik terhadap dokumen kebijakan, literatur, dan temuan empiris. Hasil kajian menunjukkan bahwa SPMI memberikan landasan bagi proses peningkatan mutu yang sistematis melalui siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Keberhasilan implementasi SPMI sangat dipengaruhi oleh tingkat otonomi institusi, kualitas kepemimpinan, dan kapasitas manajerial. Perguruan tinggi yang menerapkan kepemimpinan efektif cenderung menunjukkan keterlibatan pemangku kepentingan yang lebih tinggi, pengembangan kapasitas dosen yang lebih optimal, serta kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman. Analisis SWOT terbukti menjadi alat penting dalam penilaian diri institusi guna mengidentifikasi kekuatan dan tantangan secara strategis. Data kuantitatif menunjukkan bahwa institusi dengan budaya mutu yang kuat melaporkan tingkat kepuasan mahasiswa dan keterjangkauan kerja hingga 30% lebih tinggi dibanding institusi lain. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi secara optimal hanya dapat dicapai melalui penerapan holistik dan adaptif dari kedua kerangka penjaminan mutu (SPMI dan SPME), yang diperkuat oleh kepemimpinan etis serta reformasi yang disesuaikan dengan konteks institusional. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi perumusan kebijakan dan strategi pengelolaan mutu di perguruan tinggi, khususnya di Indonesia dan negara berkembang lainnya.