Gun Mardiatmoko
Program Studi Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Ambon. Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAN EDUKASI URBAN FARMING DI RW 02 DAN 03, KELURAHAN BATU MEJA KOTA AMBON Zakarias Frans Mores Hukom; Gun Mardiatmoko; Pieter J. Kunu; Abraham Talahaturuson; Jollanda Effendy; Hermina N. Taihuttu
MAANU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maanu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/maanuv4i1p15-27

Abstract

Pekarangan adalah lahan sempit berpagar keliling atau pun tidak di sekitar rumah. Pemanfaatan lahan pekarangan di daerah kota (Urban Farming) merupakan program kegiatan pengelolaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi yang menghasilkan produk pertanian hortikultura, perikanan dan ternak secara efektif. Kontribusi utama urban farming adalah suplai bahan pangan lokal sehat untuk kebutuhan keluarga dan nilai estetika untuk memenuhi kebutuhn sekunder keluarga. Oleh karena itu peningkatan produktivitas dan kualitas produk pekarangan perlu ditingkatkan melaui program sosialisasi pengembangan inovasi teknologi urban farming bagi masyarakat perkotaan. Paket teknolgi inovasi urban farming yang disosialisasikan dalam kegiatan PkM di Kelurahan Batu Meja merupakan salah satu realisasi program kerja dengan Pemerintah kota Ambon “keluar bercerita dengan masyarakat”. Materi sosialisasi meliputi pengembangan bentuk-bentuk inovasi teknologi urban farming, fungsi dan manfaat kegiatan urban farming sebagai potensi peningkatan bahan pangan lokal yang sehat, pola pengembangan urban farming ke depan secara berkelanjutan dan dampaknya. Diharapkan transfer teknologi dalam kegiatan sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk memotivasi masyarakat kota kelurahan Batu Meja terhadap potensi pengembangan urban farming yang memiliki nilai ekonomi keluarga tambahan dan peluang bisnis ke depan.
MITIGASI BENCANA TSUNAMI BERBASIS EKOSISTEM MANGROVE DI DESA NANIA KOTA AMBON Juglans Howard Pietersz; Jan Willem Hatulesila; Gun Mardiatmoko; Simson Liubana
MAANU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Maanu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/maanuv4i1p109-123

Abstract

Mangrove forests serve as natural green barriers that play a crucial role in disaster mitigation. However, their existence as ecological buffers for both terrestrial and marine environments is often overlooked due to development pressures. Nania Village represents an example of urban expansion that directly intersects with mangrove areas in the Inner Ambon Bay. Preliminary assessments indicate that the community is largely unaware of their daily interactions that may contribute to the degradation of the local mangrove ecosystem. This community engagement activity was designed to provide education to the residents of Nania, fostering greater awareness of the importance of mangrove forests as a key component of disaster mitigation. The program was carried out through public outreach sessions, collective clean-up activities within the mangrove area, and mangrove planting actions. As a result, the initiative successfully strengthened community awareness and commitment to protecting and conserving the surrounding mangrove forests, thereby reducing the potential risks of natural disasters, particularly tsunamis.