Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERMAINAN TRADISIONAL ULAR NAGA UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA DI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN TK YAA KARIM KOTA BIMA: Permainan Tradisional, Ular Naga, Kreatifitas Siswa. Irfan Irfan; Siti Fatimah; Hazral Aswa; Mardiantu Rahmah; Asfiati Asfiati; Suryani Suryani
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v3i2.2912

Abstract

Permainan tradisional ular naga telah lama menjadi bagian integral dari budaya Indonesia, namun dalam era modern, permainan ini masih memiliki potensi besar dalam meningkatkan kreativitas anak siswa. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk mengekplorasi bagaimana permainan tradisional ular naga dapat meningkatkan kreativitas anak siswa dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Metode pengabdian ini menggunakan desain eksperimen dengan 60 siswa yang terbadi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diberikan perlakuan permainan dengan permainan tradsional ular naga, sedangkan kelompok kedua tidak diberikan perlakuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan pengabdian tentang permainan tradisional ular naga dapat menumbuhkan kreativitas siswa serta mampu berkoordinasi, kerjasama, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kepemimpinan. Disampin itu juga permainan olahraga tradisional ular naga dapat menumbuhkan nilai-nilai pelestarian kearifan lokal budaya. Keberlanjutan kegiatan permainan tradisional ular naga dapat di kembangkan menjadi salah satu materi ajar yang terus dilaksanakan di satuan pendidikan, sedangkan untuk perguruan tinggi khususnya mahasiswa (calon pendidik) sebagai pengalaman keilmuan yang selanjutnya dapat diimplementasikan pada saat menjadi tenaga pendidik, serta mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS MODEL MIX TEKNOLOGI WISATA DIGITAL (MIXTAWIS) UNTUK PENGUATAN EKONOMI KREATIF DI KAWASAN WISATA PANTAI WADU JAO Sahrul Ramadhan; Irfan Irfan; Rizky Amelia
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v5i1.5555

Abstract

Pengembangan destinasi wisata Pantai Wadu Jao di Desa jambu Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Permasalahan yang dihadapi, antara lain terbatasnya infrastruktur digital, rendahnya pemanfaatan teknologi di kalangan pelaku ekonomi kreatif lokal, serta promosi wisata yang semakin tidak dilakukan secara terus menerus. Tujuan kegiatan pengadian guna untuk mengatasi masalah tersebut, Pengabdian kepada masyarat ini menerapkan model “Mix Teknologi Wisata Digital (MIXTAWIS)” yang menggabungkan pelatihan literasi digital, pengembangan konten promosi (website, media sosial, video promosi), dan pendampingan pemasaran digital bagi pelaku ekonomi kreatif di kawasan Pantai Wadu Jao. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan bertahap atara lain; A . penemuan, b . Pelatihan dan pembuatan konten digital, c . pendampingan pelaksana (Pokdarwis) dan Pemberdaya Kesejahteraan Keluarga (PKK), pelaku ekonomi kreatif serta d . Evaluasi efektivitas dan pemantauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan MIXTAWIS, pelaku ekonomi kreatif dapat mempublikasikan produk atau jasa mereka melalui media sosial dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung wisata serta pembelian produk lokal dibandingkan sebelum program dijalakan. Kesimpulan model MIXTAWIS terbukti efektif dalam memperkuat kreativitas ekonomi di kawasan Pantai Wadu Jao, serta meningkatkan jumlah pengunjung. Kata Kunci : MIXTAWIS, pemberdayaan_masyarakat, wisata_digital, ekonomi_kreatif, Wadu_Jao