Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Layanan Poli Umum Terhadap Kepuasan Pasien Dan Loyalitas Pasien Di Puskesmas Sumberbaru Safira Ni’mah Aulia; Hermawan Teguh Saputra; Hanif Hadinata Utama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan poli umum terhadap kepuasan pasien dan loyalitas pasien di Puskesmas Sumberbaru, yang dilatarbelakangi oleh pentingnya pelayanan kesehatan primer yang berkualitas dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta mempertahankan keberlanjutan pemanfaatan layanan Puskesmas. Poli umum sebagai layanan utama yang paling sering diakses masyarakat menjadi titik awal interaksi pasien dengan sistem pelayanan kesehatan, sehingga kualitas layanan yang diberikan meliputi aspek kecepatan pelayanan, keramahan dan kompetensi tenaga kesehatan, kejelasan informasi medis, serta kelayakan fasilitas diperkirakan berperan penting dalam membentuk kepuasan pasien dan selanjutnya mendorong loyalitas pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji Pengaruh sebab-akibat antarvariabel, dengan populasi seluruh pasien poli umum Puskesmas Sumberbaru dan sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 yang disusun berdasarkan indikator kualitas layanan poli umum, kepuasan pasien, dan loyalitas pasien, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear untuk menguji pengaruh kualitas layanan poli umum terhadap kepuasan pasien dan loyalitas pasien, serta pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien, dengan tingkat signifikansi 5 persen. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi akademik dalam pengembangan kajian manajemen pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta menjadi dasar rekomendasi praktis bagi pengelola Puskesmas Sumberbaru dalam meningkatkan kualitas layanan poli umum guna mendorong kepuasan dan loyalitas pasien secara berkelanjutan.
Srategi Pemasaran Guna Meningkatkan Penjulan Usaha Furniture Talent@ Sri Wayuni; Yusita Titi Hapsari; Hanif Hadinata Utama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10399

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk merumuskan strategi pemasaran yang paling tepat dan relevan dalam meningkatkan penjualan Usaha Furnitur Talent@ di Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Usaha ini berdiri sejak tahun 2020 dan bergerak dalam produksi serta penjualan berbagai jenis furnitur custom, seperti meja, kursi, lemari, dan produk interior lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Seiring meningkatnya permintaan pasar yang semakin beragam, Usaha Furnitur Talent@ berupaya meningkatkan kualitas produk, pelayanan, serta sistem pemasarannya agar tetap kompetitif di tengah persaingan industri furnitur yang semakin ketat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, pegawai, dan konsumen, didukung dengan observasi langsung serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka SWOT yang dipadukan dengan matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) dan EFAS (External Factor Analysis Summary) untuk mengidentifikasi faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi kinerja pemasaran usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Furnitur Talent@ memiliki kondisi internal yang kuat, terutama pada aspek kualitas produk, variasi desain, harga yang kompetitif, dan pelayanan yang baik. Dari sisi eksternal, terdapat peluang yang signifikan berupa perkembangan teknologi digital, meningkatnya minat konsumen terhadap furnitur, serta potensi kerja sama dengan pihak lain. Berdasarkan pemetaan matriks SWOT, posisi usaha berada pada strategi SO (Strength–Opportunity), yang menekankan pemanfaatan kekuatan internal untuk menangkap peluang eksternal melalui optimalisasi pemasaran digital, perluasan jaringan kerja sama, serta penguatan brand usaha. Temuan ini merekomendasikan bahwa pengembangan strategi pemasaran berbasis teknologi dan diferensiasi produk menjadi kunci utama dalam meningkatkan penjualan dan keberlanjutan Usaha Furnitur Talent@.
Analisis Perbedaan Pengadaan Langsung pada UKPBJ Kementerian Keuangan dengan Satker Masing-Masing Ditinjau dari Aspek Efisiensi dan Efektivitas Fawaidur Rohman; Yusita Titi Hapsari; Hanif Hadinata Utama
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas layanan tes TOEFL di Universitas PGRI Argopuro Jember. Layanan tes TOEFL merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung pencapaian kompetensi bahasa Inggris mahasiswa serta menjadi persyaratan akademik dan administratif. Kualitas layanan yang tidak sesuai dengan harapan mahasiswa berpotensi memengaruhi efektivitas pencapaian target akademik. Oleh karena itu, evaluasi kualitas layanan perlu dilakukan secara sistematis dan terukur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode SERVQUAL (Service Quality) yang dikembangkan oleh A. Parasuraman. Metode ini mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi mahasiswa terhadap lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus Augusty Ferdinand (2014), yaitu jumlah indikator dikalikan 5–10 responden. Dengan 20 indikator pernyataan, jumlah responden ideal berkisar antara 100–200 orang, dan penelitian ini melibatkan 100 mahasiswa yang telah mengikuti tes TOEFL dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum terdapat gap negatif pada seluruh dimensi, yang mengindikasikan bahwa layanan belum sepenuhnya memenuhi harapan mahasiswa. Dimensi responsiveness memiliki kesenjangan terbesar, sedangkan empathy menunjukkan gap terkecil. Temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai aspek layanan yang perlu diprioritaskan dalam perbaikan. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data serta artikel ilmiah yang ditargetkan terbit pada jurnal nasional terakreditasi. Secara praktis, hasil penelitian diharapkan mendukung peningkatan mutu layanan dan kepuasan mahasiswa secara berkelanjutan.