Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan E-LKPD Berbasis PjBL pada Materi Bioteknologi Pangan Konvensional untuk Meningkatkan Literasi Sains Erfinda Saqiyatur Rohmah; Rinie Pratiwi Puspitawati; Novita Kartika Indah
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n2.p467-478

Abstract

Rendahnya literasi sains siswa Indonesia menurut hasil PISA menunjukkan perlunya media ajar yang inovatif, sesuai Kurikulum Merdeka, dan sesuai tuntutan abad 21. Salah satunya dapat dicapai melalui pengembangan E-LKPD berbasis Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-LKPD berbasis PjBL yang valid, praktis, dan efektif. Materi yang dikembangkan dalam E-LKPD ini berfokus pada Bioteknologi Konvensional, yang meliputi konsep proses fermentasi dan penerapan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), di mana tahap implementasi dilakukan dengan melibatkan 35 peserta didik kelas X SMAN 1 Lamongan. Hasil pengembangannya tercipta keunggulan E-LKPD dengan empat fitur utama, yaitu Explorer Genius, Solusi Pintar, Grafik Insight, dan Sains Saksi yang membantu siswa lebih interaktif, analitis, serta reflektif. Hasil validasi menunjukkan bahwa E-LKPD berada pada kategori sangat valid (100%). Kepraktisan ditunjukkan dengan keterlaksanaan sebesar 99,42% dan respons peserta didik 99,06% (kategori sangat praktis). Keefektifan E-LKPD tercermin dari peningkatan literasi sains dengan nilai N-Gain sebesar 72,49% (kategori tinggi). Capaian indikator literasi sains meliputi kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah (94,28%), mengidentifikasi isu ilmiah (95,42%), dan menginterpretasikan data ilmiah (94,57%). Kesimpulan penelitian ini adalah E-LKPD berbasis PjBL layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan literasi sains peserta didik secara efektif dan kontekstual.