Annisa Fadhilah Permatasari
Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kecerdasan Buatan bagi Mahasiswa Kedokteran melalui Talkshow Edukatif Interaktif di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Jawa Tengah Qorry Amanda; Najwa Fatin Siddiq; Annisa Fadhilah Permatasari; Miftah Nur Zaidan; Anggia Ersa Pratiwi; Salsabila Mutiara Yunus; Dannu Purwanto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2333

Abstract

Mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK UNISSULA) angkatan 2025 menghadapi tantangan rendahnya literasi kecerdasan buatan, terutama karena belum pernah mendapatkan pendidikan formal mengenai AI selama pendidikan menengah. Kondisi ini menimbulkan risiko automation bias dan kurangnya kesadaran etis dalam penerapan AI yang semakin banyak digunakan dalam diagnosis dan layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran etis mahasiswa terhadap kecerdasan buatan dalam konteks kedokteran. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) persiapan materi dan instrumen evaluasi, (2) pelaksanaan talkshow edukatif interaktif dengan narasumber dosen FK UNISSULA yang mengajarkan applied AI, membahas dasar-dasar AI, potensi dan bahaya, risiko ketergantungan teknologi, serta etika AI dalam praktik kedokteran, dan (3) evaluasi menggunakan pre-test dan post-test dengan lima pertanyaan pilihan ganda. Kegiatan diikuti 101 mahasiswa. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 3,74 menjadi 4,24 (peningkatan 13,4%), disertai peningkatan partisipasi aktif dan sikap kritis mahasiswa dalam sesi diskusi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi literasi AI dan kesadaran etis mahasiswa kedokteran dalam memahami peran serta keterbatasan kecerdasan buatan.