Danar Danar
Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Tata kelola Lahan Desa Samar sebagai Wahana Eduwisata Melalui Diversifikasi Aneka Buah-buahan Yudhi Utomo; Slamet Fauzan; Danar Danar; Suharti Suharti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2408

Abstract

Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung menghadapi permasalahan serius akibat ketergantungan petani jeruk pada sistem monokultur yang menyebabkan kerentanan ekonomi tinggi, produktivitas lahan tadah hujan yang rendah, serta minimnya diversifikasi tanaman sebagai daya tarik eduwisata. Ketergantungan pada satu komoditas menjadikan petani rentan terhadap fluktuasi harga dan kegagalan panen. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi petani jeruk melalui diversifikasi tanaman buah dan penguatan kapasitas manajemen eduwisata agro berbasis pemberdayaan masyarakat. Program dilaksanakan selama tiga bulan (Maret–Mei 2025) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 28 petani jeruk dan perangkat Desa Samar. Intervensi mencakup tiga tahap: (1) sosialisasi pengembangan eduwisata agro dengan menghadirkan narasumber praktisi, (2) inovasi diversifikasi tanaman buah melalui penataan lima spot tanaman (jeruk, pisang, jambu kristal, mangga, pepaya) dengan penanaman 150 bibit buah, dan (3) pengembangan media edukasi berupa buku saku eduwisata buah. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya pola tanam beragam dengan lima spot tanaman buah seluas 0,5 hektar, partisipasi aktif 28 petani, serta peningkatan pemahaman masyarakat tentang diversifikasi sebesar 78% berdasarkan pre-test dan post-test. Program ini berhasil meningkatkan daya tarik kawasan eduwisata dan mengurangi risiko ekonomi dari ketergantungan monokultur jeruk. Kesimpulannya, diversifikasi agrowisata berbasis pemberdayaan masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan keberlanjutan ekonomi dan sosial desa wisata berbasis pertanian