Syafdewiyani Syafdewiyani
Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta III

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Tanda Bahaya Kehamilan di Wilayah Puskesmas Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci Dki Jakarta Omi Haryati; Sri Djuwitaningsih; Syafdewiyani Syafdewiyani; Yuli Mulyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2637

Abstract

Komplikasi kehamilan seperti perdarahan dan hipertensi selama kehamilan, masih merupakan salah satu factor yang dapat meningkatkan angka kematian ibu di Indonesia. Komplikasi ini bila diketahui secara dini, dapat diberikan penanganan yang tepat bagi ibu hamil. Oleh karena itu penting diketahuinya tanda-tanda adanya bahaya selama kehamilan, agar ibu hamil dapat membuat keputusan yang tepat untuk mendapatkan pertolongan. Kader Kesehatan adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat, perlu dibekali dengan pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Kegiatan pengabdian mayarakat ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi peran kader dalam mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Metode Kegiatan dilaksanakan diawali dengan mengisi pre tes (kuesioner tentang pengetahuan mengenal tanda-tanda bahaya kehamilan), setelah itu dengan memberikan edukasi tentang mengenal tanda-tanda bahaya selama kehamilan. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab, Diakhiri dengan mengisi pos tes., serta pendampingan kader. Sasaran Kegiatan pengabdian Masyarakat adalah kader Kesehatan di wilayah Puskesmas kelurahan Cipayung, kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Provinci DKI Jakarta. Pelaksanaan Kegiatan pada tanggal 23 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh 19 orang kader Kesehatan kelurahan Cipayung. Hasil kegiatan pengabdian Masyarakat, berdasarkan hasil pre dan pos tes terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 10%. Kegiatan berikutnya pendampingan kader Kesehatan, pelaksanaan kegiatan bersamaan dengan kegiatan posyandu. Dengan demikian dapat disimpulkan edukasi dan pendampingan kader dalam mengenal tanda bahaya kehamilan efektif dapat meningkatkan pengetahuan kader. Implikasi dari kegiatan ini diharapkan kader dapat secara dini mengindentifikasi tanda-tanda bahaya selama kehamilan, sehingga dapat merujuk ke puskesmas terdekat, sehingga mencegah komplikasi kehamilan yang lebih parah.
PRELIMINARY EFFECTS OF INTEGRATED RELAXATION AUDIO (ARTIKU) ON REST QUALITY IN PALLIATIVE PATIENTS: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY Sri Djuwitaningsih; Yuli Mulyanti; Syafdewiyani Syafdewiyani; Deswani Deswani; Indra Gunawan
Jurnal Keperawatan Vol 11 No 1 (2026): May
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v11i1.2415

Abstract

Patients with terminal illnesses frequently struggle with anxiety, chronic pain, and sleep disorders, which can seriously lower their quality of life. ARTIKU (Integrated Relaxation Audio) is a non-pharmacological approach to innovative integrated audio relaxation therapy that combines murotal, guided imagery, and the five-finger relaxation technique. This study aims to explore the preliminary effects of ARTIKU therapy on rest quality in palliative care patients. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest. As many as 34 palliative patients were selected using purposive sampling. The ARTIKU music therapy was administered for three consecutive days. Measurements were taken pre-post intervention using the ARTIKU questionnaire, which measured pain level, sleep duration, and anxiety. A paired sample t-test was used to analyze the data. The median values for anxiety and pain levels decreased significantly, from 2.00 to 1.00 (Z = -5.11; p < 0.001) and from 5.00 to 2.50 (Z = -4.49; p < 0.001), respectively. On the other hand, patients' sleep duration increased significantly from 4.00 to 5.50 hours (Z = -4.95; p < 0.001). The ARTIKU therapy intervention is highly effective in alleviating pain and anxiety, as well as enhancing sleep duration among palliative patients. ARTIKU therapy demonstrates preliminary effects in improving rest quality among palliative patients, showing significant improvements in pain, sleep duration, and anxiety. These findings suggest that ARTIKU has potential as a non-pharmacological intervention and warrant further investigation through randomized controlled trials with larger sample sizes and longer intervention duration to confirm its effectiveness.