Sri Oka Rachmadita
Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota, FALTL, Universitas Trisakti, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Tertib Tata Ruang Kota Melalui Pendekatan Pre-test dan Post-test bagi Siswa SMA Islam PB Sudirman di Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat Hanny Wahidin Wiranegara; Sri Oka Rachmadita; Martina Cecilia Adriana; Herika Herika; Yayat Supriatna; Satrio Maulana Ikhsan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2646

Abstract

Secara umum, pemahaman masyarakat tentang tertib tata ruang kota masih rendah. Tertib tata ruang dapat dipahami sebagai kondisi kepatuhan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam memanfaatkan ruang sesuai rencana tata ruang dan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang yang berlaku. Akibat rendahnya tertib tata ruang, timbul berbagai dampak negatif seperti yang terjadi di Kota Bekasi. Dengan demikian, perlu edukasi tentang tertib tata ruang bagi siswa SMA sebagai agen perubahan untuk masa depan. SMA Islam PB Sudirman di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat dipilih sebagai target kegiatan PKM karena kesiapannya. Tujuan kegiatan edukasi adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang tertib tata ruang kota. Edukasi tertib tata ruang kota yang diberikan mencakup pengertian, urgensinya, dan tujuan tertib tata ruang kota; permasalahan tata ruang di Kota Bekasi; serta peran siswa dalam mewujudkan tertib tata ruang kota. Digunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur perbedaan tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah edukasi. Jumlah peserta sebanyak 39 siswa. Analisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pemahaman tertib tata ruang, khususnya pada indikator/pertanyaan Q1 dan Q4. Pada Q1 terjadi peningkatan mean dari 0,38 menjadi 1,00; p < 0,001 dan pada Q4 terjadi perubahan mean dari 0,90 menjadi 1,00; p < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap masalah tertib tata ruang di kotanya, sehingga berpotensi mendukung terwujudnya Kota Bekasi yang nyaman dan berkelanjutan di masa depan.