Nuraida Nuraida
Program Studi Teknik Sipil S1, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Peta Profil Desa Berbasis GIS untuk Perencanaan Pembangunan Desa Medono Alfita Ilfiyaningrum; Yeri Sutopo; Agung Budiwirawan; Nuraida Nuraida; Indra Agung Hermawan; Lintang Namira Salsabila Andini; Prety Eulia Nancy Saputri
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2829

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya peta profil Desa Medono yang memadai, sehingga menyulitkan perangkat desa dalam perencanaan pembangunan, identifikasi potensi wilayah, dan mitigasi bencana. Tujuan kegiatan adalah menghasilkan peta profil desa berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) serta memberikan pendampingan kepada mitra dalam pemanfaatan peta tersebut. Metode pelaksanaan meliputi: studi literatur, survei lapangan dan koordinasi dengan perangkat desa, pembentukan tim pengukuran, pengambilan data sekunder (DEMNAS dan Peta Rupa Bumi Indonesia skala 1:25.000), pengolahan data menggunakan perangkat lunak SIG, serta penyajian dan penyerahan peta kepada mitra. Hasil kegiatan berupa peta profil Desa Medono skala 1:10.000 yang memuat informasi kontur, jaringan jalan, sungai, batas administrasi, sebaran permukiman, fasilitas umum (balai desa, sekolah, tempat ibadah), serta peta peruntukan lahan. Peta dicetak ukuran A0 dan dipasang permanen di halaman balai desa. Dampak kegiatan: mitra (Pemerintah Desa Medono) memperoleh dokumen spasial yang dapat digunakan untuk perencanaan tata ruang, pengembangan komoditas lokal dengan mengetahui potensi dan peruntkkan lahan di Desa Medono (SDGs 11), serta sosialisasi kepada warga. Keberlanjutan program direncanakan melalui pemutakhiran data setiap dua tahun dan pelatihan SIG bagi perangkat desa.