Penelitian ini mengkaji efektivitas implementasi Single Sign-On (SSO) di Perpustakaan Universitas Terbuka (UT) untuk memfasilitasi sistem pembelajaran jarak jauh. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif, dengan menggunakan analisis dokumen dan survei pengguna untuk menyelidiki penggunaan layanan perpustakaan digital dari Desember 2024 – Mei 2025. Hasil penelitian menyoroti pentingnya SSO dalam memungkinkan akses yang lancar dan terintegrasi ke sumber daya elektronik, secara signifikan meningkatkan pengalaman pengguna dengan mengurangi hambatan teknologi seperti login berulang dan tantangan pemulihan kata sandi di banyak platform sumber daya elektronik. Setelah implementasi kebijakan akses gratis pada Desember 2024, UT mencatat 5.742 kunjungan ke 14 platform sumber daya elektronik terkemuka, termasuk Scopus, Taylor & Francis, EBSCO, ScienceDirect, dan JSTOR, dll., selain 3.465 login, 2.914 unduhan PDF, dan 342 unduhan seluruh koleksi digital. Temuan survei menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang signifikan, menyoroti pentingnya SSO dalam meningkatkan manajemen identitas yang terpusat dan aman. Persepsi ini diperkuat oleh log sistem kuantitatif: dari Desember 2024 hingga Mei 2025, Perpustakaan UT mendokumentasikan 5.742 kunjungan platform dan 3.465 otentikasi yang berhasil melalui sesi SSO. Penelitian menunjukkan bahwa SSO secara signifikan meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas layanan perpustakaan digital dalam pendidikan tinggi terbuka dan jarak jauh. Rekomendasi diajukan untuk memperkuat infrastruktur digital, meningkatkan pengembangan layanan, dan menerapkan kebijakan berkelanjutan untuk memfasilitasi transformasi digital berkelanjutan Perpustakaan UT di UT. This research examines the efficacy of Single Sign-On (SSO) implementation at the Universitas Terbuka (UT) Library to facilitate distance learning systems. The study uses a descriptive research approach, using document analysis and user surveys to investigate the usage of digital library services from December 2024 to Mei 2025. The results highlight the importance of SSO in enabling smooth and integrated access to electronic resources, significantly enhancing user experience by reducing technological obstacles such as redundant logins and password recovery challenges in many e- resources platforms. Upon the implementation of a free-access policy in December 2024, UT documented 5,742 visits to 14 prominent e- resource platforms, including Scopus, Taylor & Francis, EBSCO, ScienceDirect, and JSTOR, etc, in addition to 3,465 logins, 2,914 PDF downloads, and 342 entire digital collection downloads. Survey findings demonstrate a significant level of user satisfaction, highlighting the importance of SSO in improving centralised and secure identity management. This perception is corroborated by quantitative system logs: from December 2024 to May 2025, the UT Library documented 5,742 platform visits and 3,465 successful authentications via SSO sessions. The research shows that SSO significantly enhances the accessibility and effectiveness of digital library services in open and remote higher education. Recommendations are suggested to strengthen the digital infrastructure, improve service development, and implement sustainable policies to facilitate the UT Library’s continuous digital transformation in UT.