Generating income/capital gains requires investment planning derived from excess cash. Cash is crucial for maintaining the smooth running of a company/organization and for individuals in their daily lives. A lack of cash, whether insufficient or excessive, will impact the company/organization's operations. A lack of cash can disrupt a company's operations and result in non-payment of various obligations, such as salaries, maturing debts, inability to purchase basic necessities, etc. Likewise, excess cash can lead to idle cash, resulting in a large amount of cash that cannot be maximized. Cash and bank balances in financial statements must reflect the actual value. If there is a difference, a bank reconciliation and adjustment journal entries must be performed. Students of SMK Sandikta, Bekasi, are vocational schools with a concentration in Accounting, to prepare its students to be able to compete for jobs when they graduate from SMK or those who wish to continue to university and require training in financial planning, cash control, bank reconciliation, and cash and bank reports. The training, conducted offline over a single day at school, ran smoothly, covering explanations of financial planning, internal control systems, cash and bank statements, bank reconciliations, and adjustment journal entries. The 12th-grade Accounting students who participated in the training were very enthusiastic and could make the financial planning and the importance of cash and bank control to prevent misuse. Untuk menghasilkan pendapatan/capital gain membutuhkan perencanaan investasi yang berasal dari kelebihan kas. Kas merupakan hal yang sangat penting dalam menjaga kelancaran aktivitas perusahaan/organisasi maupun dalam perseorangan dalam kehidupan sehari-hari. Jumlah kas yang dimiliki apabila kurang maupun lebih akan berdampak pada operasional perusahaan/organisasi. Kekurangan kas dapat mengganggu jalannya operasional suatu perusahaan dan mengakibatkan tidak terbayarnya berbagai kewajiban, seperti gaji, hutang yang jatuh tempo, tidak dapat terbelinya kebutuhan pokok, dll. Demikian pula apabila terjadi kelebihan kas yang menyebabkan kas menganggur mengakibatkan banyaknya kas yang tidak dapat dimaksimalkan penggunaannya. Saldo kas dan Bank di dalam laporan keuangan harus mencerminkan nilai yang sebenarnya, jika terjadi perbedaan maka harus dilakukan rekonsiliasi bank serta pembuatan jurnal penyesuaian. Siswa-siswi SMK Sandikta, Bekasi merupakan sekolah kejuruan yang memiliki konsentrasi Akuntansi, untuk menyiapkan siswanya agar dapat bersaing memperoleh pekerjaan saat lulus SMK maupun yang ingin melanjutkan ke universitas dan membutuhkan pelatihan mengenai perencanaan keuangan, pengendalian kas, rekonsiliasi bank, laporan kas & bank. Pelatihan berjalan dengan lancar yang diberikan secara luring dalam satu hari di sekolah yang meliputi penjelasan mengenai perencanaan keuangan, Sistem Pengendalian Intern, pengertian kas & bank, rekonsiliasi bank serta jurnal penyesuaian. Siswa-siswi kelas XII jurusan Akuntansi yang mengikuti pelatihan sangat antusias dan menjadi lebih memahami terkait perencanaan keuangan dan pentingnya pengendalian kas dan bank agar tidak diselewengkan penggunaannya.