p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENYAJIAN LAPORAN POSISI KEUANGAN UNTUK PERUSAHAAN JASA DAN DAGANG PADA SISWA SMA ST. TARSISIUS Ferry Adang; Hannah Lowena; Riyanti Teresa; Tannia
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37298

Abstract

The presentation of financial statements is essential for companies in carrying out their activities which require functions to play a role in processing transactions, capturing and compiling economic events that occur and then documenting them in the form of financial statements according to applicable Financial Accounting Standards. Accounting knowledge is important for high school students in preparation for higher education. This activity is a Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) that provides benefits in the form of basic knowledge and skills about accounting, especially the presentation of financial position reports of trading and service companies provided to Tarsisius 1 High School students located in the Hasyim Ashari area, Central Jakarta. The form of activities is in the form of theoretical exposure, discussion of case questions as a simulation of the accounting process, and offline interactive discussions to help schools improve literacy in understanding the basics of accounting for St. Tarsisius 1 High School students. St. Tarsisius I High School needs additional basic accounting knowledge to foster interest in continuing education to a higher level. Therefore, the PKM Untar Team proposed basic accounting themed training as an extracurricular activity for classes X - XII. This activity is planned for Wednesday, October 29, 2025 offline at the school, including material presentation, discussion of sample problem simulations, and question and answer sessions. The output of this activity is mandatory output in the form of proceedings or journals that will be included in seminars organized by Untar, as well as additional output in the form of potential Intellectual Property Rights (IPR) Copyright. Penyajian laporan keuangan merupakan hal esensial bagi perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya yang memerlukan fungsi untuk berperan dalam memproses transaksi, menangkap dan menyusun peristiwa ekonomi yang terjadi kemudian mendokumentasikannya dalam bentuk laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku. Pengetahuan akuntansi penting bagi siswa SMA sebagai persiapan menempuh pendidikan tinggi. Kegiatan ini merupakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang memberikan manfaat berupa pengetahuan dan keahlian dasar tentang akuntansi, khususnya penyajian laporan posisi keuangan perusahaan dagang dan jasa yang diberikan kepada siswa SMA Tarsisius 1 yang berlokasi di daerah Hasyim Ashari, Jakarta Pusat. Bentuk kegiatan berupa pemaparan teori, pembahasan soal kasus sebagai simulasi proses akuntansi, serta diskusi interaktif secara luring untuk membantu sekolah meningkatkan literasi pemahaman dasar-dasar akuntansi bagi siswa SMA St. Tarsisius 1. SMA St. Tarsisius I membutuhkan tambahan pengetahuan akuntansi dasar guna menumbuhkan minat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Oleh karena itu, Tim PKM Untar mengusulkan pelatihan bertema akuntansi dasar sebagai kegiatan ekstrakurikuler kelas X - XII. Kegiatan ini direncanakan pada Rabu, 29 Oktober 2025 secara luring di sekolah, meliputi pemaparan materi, pembahasan simulasi contoh soal, dan sesi tanya jawab. Luaran kegiatan ini adalah luaran wajib berupa prosiding atau jurnal yang akan diikutsertakan dalam seminar yang diselenggarakan oleh Untar, serta luaran tambahan berupa Potensi Hak kekayaan Intelektual (HKI) Hak Cipta.
IMPLEMENTASI PROGRAM MBKM MENGAJAR MATERI PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI DAN JURNAL PERUSAHAAN JASA DI TARSISIUS 1 Riyanti Teresa; Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i4.37327

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program provides opportunities for university students to teach outside the campus, one of which is through accounting extracurricular activities at SMA Tarsisius 1 Jakarta. The partner’s main problem lies in the students’ low understanding of basic accounting concepts and the lack of practical learning activities outside formal classroom sessions. Over a period of four months, the author taught students from grades X to XII with core materials covering the basic accounting equation, journal entries, and simple financial statements for service companies. The teaching materials were prepared by the student instructor based on applicable guidelines and adapted to the students’ level of understanding. The learning process was carried out interactively through discussions, quizzes, exercises, and educational games designed to help students comprehend accounting concepts in a more practical manner. Initially, grade X and XI students encountered difficulties in understanding the fundamentals of accounting, particularly in recording transactions, but over time improvement was observed through active participation and better exercise results. Guidance from supervising lecturers also contributed to refining the teaching methods and strategies. This program not only helped students gain a more applicable understanding of accounting but also served as a valuable opportunity for the student instructor to develop teaching skills and communication within the school environment. The results of this activity indicate that the right approach in extracurricular learning can effectively increase students’ interest and literacy in accounting from an early stage. The methods implemented in the teaching assistance at the educational institution include: 1) material planning and preparation, 2) implementation through teaching sessions and exercise discussions, 3) final evaluation through quizzes, and 4) dissemination of results through scientific meetings, final reports, synopses, posters, and intellectual property registration. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajar di luar kampus, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler akuntansi di SMA Tarsisius 1 Jakarta. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep dasar akuntansi serta kurangnya kegiatan pembelajaran yang bersifat praktis di luar jam pelajaran formal. Selama empat bulan, penulis mengajar siswa kelas X hingga XII dengan materi utama mencakup persamaan dasar akuntansi, pencatatan jurnal, hingga laporan keuangan sederhana pada perusahaan jasa. Materi disusun oleh mahasiswa dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku, lalu disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Proses pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui diskusi, kuis, latihan soal, dan permainan edukatif yang bertujuan membantu siswa memahami konsep akuntansi secara lebih praktis. Pada awalnya, siswa kelas X dan XI mengalami kesulitan memahami dasar-dasar akuntansi, terutama dalam pencatatan transaksi, namun seiring waktu terlihat peningkatan melalui partisipasi aktif dan hasil latihan yang membaik. Bimbingan dari dosen pendamping turut membantu dalam penyempurnaan metode dan strategi pengajaran. Program ini tidak hanya membantu siswa memahami akuntansi secara aplikatif, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mengajar dan komunikasi di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat dalam kegiatan ekstrakurikuler mampu meningkatkan minat serta literasi siswa di bidang akuntansi sejak dini. Metode yang diterapkan dalam asistensi mengajar di satuan pendidikan adalah: 1) Perencanaan dan persiapan materi, 2) Pelaksanaan dengan metode pengajaran dan pembahasan latihan soal, 3) Evaluasi hasil akhir dengan kuis, 4) Publikasi hasil artikel melalui temu ilmiah, laporan akhir, sinopsis, poster, dan HKI.